Sukses Dongkrak Konsumsi Listrik, PLN Cetak Pendapatan Rp 204,65 Triliun hingga Kuartal III 2021

Rahma Nurjana
- Rabu, 27 Oktober 2021 | 08:23 WIB
 PLN Cetak Pendapatan Rp 204,65 Triliun hingga Kuartal III 2021
PLN Cetak Pendapatan Rp 204,65 Triliun hingga Kuartal III 2021

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Konsumsi listrik nasional terus meningkat berimbas positif ke kinerja keuangan PT PLN (Persero). Hingga September 2021, perseroan mencetak pendapatan Rp 204,65 triliun atau naik 4,7 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 195,47 triliun.

Pencapaian ini tak lepas atas keberhasilan PLN mendorong konsumsi listrik nasional dengan berbagai program unggulan. Sepanjang Januari-September 2021, jumlah pelanggan PLN meningkat sebanyak 2,6 juta pelanggan menjadi 81,6 juta pelanggan.

Sementara volume penjualan listrik juga naik 4,4 persen menjadi 189,7 tWh hingga kuartal III 2021 (year on year).

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril menyatakan pencapaian ini tak lepas dari strategi creating demand yang ditempuh melalui upaya intensifikasi dan ekstensifikasi.

Strategi intensifikasi dilakukan PLN melalui berbagai bundling dan promo untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan, misalnya promo Super Dahsyat pada yang digulirkan memperingati Hari Listrik Nasional ke-76.

"Rangkaian program promo tambah daya yang kami lakukan sepanjang tahun ini ternyata disambut antusias oleh pelanggan. Penambahan daya ini membuat pelanggan lebih produktif dan penggunaan listrik meningkat," kata Bob.

Strategi intensifikasi juga dilakukan melalui penerapan gaya hidup dengan menggunakan peralatan berbasis listrik dalam kehidupan sehari-hari atau electrifying lifestyle, seperti mendorong ekosistem dan penggunaan satu juta kompor induksi serta kendaraan listrik berbasis baterai.

Di samping itu, strategi ekstensifikasi ditempuh PLN melalui program win back yaitu mengakuisisi captive power atau mengganti kelistrikan perusahaan-perusahaan yang masih menggunakan pembangkit sendiri dengan suplai listrik dari PLN agar perusahaan dapat berfokus pada bisnis intinya.

Cara lainnya adalah dengan melihat ceruk pasar yang masih potensial dengan program electrifying agriculture dan electrifying marine untuk sektor pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan serta kelautan.

Halaman:

Editor: Rahma Nurjana

Sumber: Rilis

Tags

Terkini

Korea Selatan Impor Pupuk Urea dari Indonesia

Rabu, 8 Desember 2021 | 18:05 WIB

Kredit Bank Mandiri Tumbuh Sebesar 16,9 Persen

Rabu, 8 Desember 2021 | 16:03 WIB

Siang Ini Rupiah Melemah ke Rp14.447 per USD

Senin, 6 Desember 2021 | 12:40 WIB

Boyband BTS Raup Rp483 Miliar dari Konser di Amerika

Senin, 6 Desember 2021 | 06:00 WIB
X