PKS Tolak Wacana Pemerintah Naikkan Harga Pertalite, Ini Alasan

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 14:25 WIB
Wakil Ketua Fraksi PKS DPR Mulyanto
Wakil Ketua Fraksi PKS DPR Mulyanto

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah mewacanakan untuk menaikkan atau menyesusaikaan harga bahan bakar minyak (BBM), khususnya pertalite seiring naiknya harga minyak dunia.

Fraksi Partai Keadilan Sosial (PKS) DPR RI menolak rencana kenaikan harga pertalite tersebut. Alasannya, selain saat ini pandemi belum usai dan daya beli masyarakat masih lemah, juga ketika harga minyak dunia turun, harga BBM tidak diturunkan.

Baca Juga: Ada Pertalite Seharga Premium di 21 SPBU Pekanbaru

Wakil Ketua Fraksi PKS DPR Mulyanto mendesak pemerintah harus menghentikan wacana kenaikan harga BBM jenis pertalite tersebut. Sebab wacana itu akan membuat masyarakat resah.

"Sekarang bukan waktu yang tepat untuk menaikkan harga jual BBM jenis pertalite. Karena saat ini pandemi belum usai dan daya beli masyarakat masih lemah," kata Mulyanto kepada media ini, Rabu (27/10/2021).

Baca Juga: Akankah BBM Premium dan Pertalite Dihapus? Ini Kata Menteri ESDM

Mulyanto menilai pemerintah selama ini terlalu berpihak pada Pertamina dalam hal kenaikan harga jual BBM ini.

Dulu ketika harga BBM anjlok di awal pandemi Covid-19, pemerintah menyetujui Pertamina tidak menurunkan harga jual BBM. Alasannya agar kerugian Pertamina tidak terlalu dalam, sehingga BUMN ini tetap dapat menjalankan penugasan Pemerintah di sisi hulu migas.

"Saat itu harga BBM yang harusnya turun malah dijual dengan harga biasa tanpa penyesuaian. Padahal di negara-negara ASEAN harga BBM diturunkan. Sekarang ketika, harga BBM mulai merambat naik, pemerintah justru mewacanakan kenaikan BBM dengan menggunakan logika yang serupa. Tentu tidak adil bagi masyarakat," tegas Mulyanto.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

Korea Selatan Impor Pupuk Urea dari Indonesia

Rabu, 8 Desember 2021 | 18:05 WIB

Kredit Bank Mandiri Tumbuh Sebesar 16,9 Persen

Rabu, 8 Desember 2021 | 16:03 WIB

Siang Ini Rupiah Melemah ke Rp14.447 per USD

Senin, 6 Desember 2021 | 12:40 WIB

Boyband BTS Raup Rp483 Miliar dari Konser di Amerika

Senin, 6 Desember 2021 | 06:00 WIB
X