Bangkitkan Perekonomian Desa, Generasi Muda Diajak Pasarkan Produk Unggulan di Medsos

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 16:14 WIB
Ilustrasi pedesaan. (sasint/pixabay)
Ilustrasi pedesaan. (sasint/pixabay)


HARIANHALUAN.COM - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengajak anak muda memanfaatkan momentum Sumpah Pemuda untuk membangkitkan perekonomian desa. Salah satunya dengan aktif memasarkan berbagai produk unggulan desa melalui media sosial.

“Bagi generasi muda yang aktif di media sosial, mari sama-sama membangkitkan perekonomian desa dengan memasarkan berbagai produk unggulan desa. Kalian bisa memasarkan pesona desa wisata, produk buah-buahan, produk sayuran organik, padi premium, hingga keunikan kerajinan tangan produksi warga desa,” ujar Menteri Abdul Halim Iskandar, Kamis (28/10/2021) dilansir dari kemendesa.go.id

Gus Halim-panggilan akrab Abdul Halim Iskandar-mengatakan pemuda Indonesia sangat berperan dalam berbagai peristiwa penting dalam sejarah bangsa. Para pemuda lah yang memantik kesadaran untuk Bersatu melawan kolonialisme, pemuda lah yang menginisiasi percepatan gerakan Proklamasi Kemerdekaan, pemuda lah yang berada di garis depan dalam mempertahankan kemerdekaan.

“Pun dalam berbagai peristiwa pergantian rezim kekuasaan di masa lalu, anak-anak muda selalu menjadi pionirnya. Saat ini pun anak-anak muda juga yang selalu menyuarakan berbagai tuntutan dari masyarakat,” katanya.

Saat ini, kata Gus Halim anak-anak muda melalui berbagai platfrom media sosial juga sangat mewarnai kehidupan berbangsa.

Di tengah pembatasan sosial akibat pandemi Covid-19, anak-anak muda tetap eksis berkreasi melalui berbagai kanal media sosial.

“Tentu jika kemampuan mereka digunakan membantu memasarkan berbagai produk unggulan desa akan berdampak sangat besar bagi peningkatan omzet barang dan jasa dari desa,” katanya.

Gus Halim mengungkapkan banyak produk unggulan desa yang membutuhkan bantuan pemasaran.

Saat ini banyak desa-desa wisata dengan berbagai fasilitas sarana memadai yang belum banyak diketahui calon pelancong. Selain itu banyak produk pertanian, perkebunan, maupun perikanan yang berkualitas tetapi dihargai rendah karena pemasarannya harus melalui tengkulak.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Sumber: kemendesa.go.id

Terkini

Indeks Dolar AS Melemah, Ini Penyebabnya

Sabtu, 27 November 2021 | 08:30 WIB

Intip 3 Kriteria Investasi Saham Syariah

Sabtu, 27 November 2021 | 03:17 WIB

Penyebab Harga Kontainer Mahal Versi Kemendag

Kamis, 25 November 2021 | 08:53 WIB
X