Indosat Peroleh Keuntungan Rp5,8 Triliun dengan Pendapatan Rp23 Triliun

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 19:13 WIB
Ilustrasi Keuntungan (iStock)
Ilustrasi Keuntungan (iStock)


HARIANHALUAN.COM - PT Indosat Tbk (ISAT) memperoleh pendapatan Rp23 triliun pada kuartal III-2021. Angka ini meningkat 12,0% secara year-on-year (YoY) . Pendapatan seluler naik 10,3% YoY menjadi Rp18,8 triliun.

Indosat Ooredoo mencatatkan laba bersih atau keuntungan sebesar Rp5,8 triliun.

EBITDA meningkat 22,7% YoY mencapai Rp10,4 triliun dalam sembilan bulan tahun ini karena kombinasi pertumbuhan top-line dan fokus berkelanjutan pada efisiensi biaya operasional. Ini membantu memberikan pertumbuhan margin EBITDA sebesar 4,0 bps YoY, menjadi 45,1%.

"Eksekusi dari strategi transformasi kami memperlihatkan bahwa Indosat Ooredoo mempertahankan momentum pertumbuhannya dan memberikan kinerja keuangan yang sangat baik," kata President Director and CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (28/10/2021) dikutip okezone.com

Dia menjelaskan, dalam sembilan bulan tahun ini, pertumbuhan pendapatan Indosat terus berlanjut mengungguli industri. Indosat kembali berhasil menunjukkan kinerja EBITDA yang kuat, yang tumbuh hampir dua kali lebih cepat dari pendapatan.

"Kami terus memberikan kinerja jaringan dan layanan digital yang luar biasa kepada pelanggan setia kami. Kepercayaan pelanggan yang meningkat telah membuat basis pelanggan kami tumbuh selama sembilan bulan terakhir. Kami berterima kasih kepada pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan atas dukungan yang berkelanjutan kepada Indosat Ooredoo," katanya.

Sementara, pelanggan ISAT meningkat sebesar 3,2% menjadi 62,3 juta pelanggan pada September 2021 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, sebagai hasil eksekusi yang konsisten dalam strategi penawaran yang sederhana, relevan, dan transparansi produk serta investasi pintar pada jaringan. Average Revenue per User (ARPU) meningkat menjadi Rp34,2 ribu, dari sebelumnya sebesar Rp31,7 ribu pada September 2020.

Peningkatan pengalaman jaringan secara menyeluruh serta perbaikan portofolio produk, telah menghasilkan pertumbuhan trafik data sebesar 39,2% YoY. Pada 16 September 2021, Ooredoo Group dan CK Hutchison mengumumkan penandatanganan perjanjian transaksi definitif untuk pengajuan penggabungan bisnis telekomunikasi masing-masing di Indonesia, yaitu PT Indosat Tbk dan PT Hutchison 3 Indonesia.

Perusahaan gabungan akan mempunyai nama PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk. Penggabungan Indosat Ooredoo dan H3I akan menyatukan dua bisnis yang saling melengkapi untuk menciptakan sebuah perusahaan telekomunikasi digital dan internet yang lebih besar dan lebih kuat secara komersial, serta dapat memberikan nilai tambah kepada seluruh pemegang saham, pelanggan, dan masyarakat Indonesia.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Sumber: Okezone.com

Terkini

Sektor Pertanian Serap 53% Angkatan Kerja di Sumbar

Minggu, 28 November 2021 | 11:15 WIB

Indeks Dolar AS Melemah, Ini Penyebabnya

Sabtu, 27 November 2021 | 08:30 WIB

Intip 3 Kriteria Investasi Saham Syariah

Sabtu, 27 November 2021 | 03:17 WIB
X