Amsyong! Boeing Rugi Rp 1,8 Triliun pada Kuartal III-2021

Milna Miana
- Jumat, 29 Oktober 2021 | 06:22 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Produsen pesawat Boeing merilis kerugian di kuartal ketiga (Q3). Saat ini tercatat kerugian bersih sebesar US$ 132 juta atau Rp 1,8 triliun (asumsi Rp 14.200/US$).

Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) itu sebelumnya membukukan laba pada kuartal kedua setelah enam kerugian berturut-turut. Namun Q3, yang berakhir 30 September, juga berakhir di zona merah. Harga saham juga turun 1,5% di US$ 206,63.

Baca Juga: Uji Coba Sistem Senjata Cegat Rudal Antar Benua, Boeing Kerja Sama dengan US-MDA

Kerugian ini dipicu oleh masalah jet 787 dan penundaan peluncuran uji coba kapsul CST-100 Starliner oleh NASA.

Namun Kepala Eksekutif David Calhoun mengatakan dia tetap "optimis," dan akan memasuki 2022 "dengan lintasan yang layak", saat pemulihan industri penerbangan semakin cepat.

Baca Juga: Astaga! Ada Masalah, Pilot Matikan Mesin Boeing 737 MAX Saat Mengudara

Dilansir dari AFP melalui CNBC Indonesia, Jumat (29/10/2021), pendapatan naik 8% menjadi US$ 15,3 miliar (Rp 217 triliun) pada kuartal terakhir, mencerminkan manfaat dari pengiriman kembali pesawat 737 MAX.

Boeing mengumumkan US$ 1 miliar dalam biaya baru yang terhubung dengan pesawat 787 Dreamliner, dengan dana US$ 183 juta muncul pada kuartal ketiga.

Boeing sebelumnya menghentikan pengiriman jet 787 pada Mei menyusul serangkaian masalah dengan pesawat tersebut.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

Ekonomi Sumbar Diprediksi Tumbuh 5 Persen pada 2022

Selasa, 18 Januari 2022 | 19:15 WIB

Pasar Murah di Kuranji Padang Diserbu Pembeli

Selasa, 18 Januari 2022 | 18:45 WIB

Ekonomi China Melambat, Dunia Mulai Waswas

Selasa, 18 Januari 2022 | 13:54 WIB

Bagaimana Keadaan Ekonomi Global Awal Tahun 2022?

Senin, 17 Januari 2022 | 21:18 WIB
X