Qlue dan HPE Enterprise Dorong Transformasi Bisnis Digital

Milna Miana
- Jumat, 5 November 2021 | 10:00 WIB
Dok Qlue
Dok Qlue

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Qlue, penyedia ekosistem smart city terlengkap di Indonesia, mendorong transformasi digital untuk industri di Indonesia. Salah satu aspek penting dari transformasi digital itu adalah dengan mengintegrasikan sistem pengawasan di perusahaan-perusahaan demi operasional bisnis yang efisien. Hal itu sejalan dengan denyut perekonomian nasional yang mulai terasa seiring dengan pemulihan aktivitas dunia usaha di era pandemi COVID-19 ini.

Founder dan CEO Qlue Rama Raditya mengatakan, transformasi bisnis merupakan suatu hal yang tidak dapat dibendung. Sebab, cepat atau lambat kebutuhan teknologi digital perusahaan akan semakin tinggi untuk menyesuaikan dengan tren yang berkembang di pasar. Hal itu membuat perusahaan yang cepat bertransformasi akan bisa memanfaatkan ceruk pasar yang semakin membesar ini.

Baca Juga: Peran Identitas Digital yang Aman dalam Meningkatkan Kepercayaan pada Fintech

Dalam pengembangan teknologinya, Qlue memiliki solusi smart city yang fleksibel, dimana Qlue dapat mengimplementasikan teknologi pengolahan data pada komputasi awan atau cloud computing, komputasi tepi atau edge computing, data center bersifat on-premise atau kombinasi diantaranya.

Teknologi tersebut dikembangkan oleh Qlue demi dapat menjangkau lebih banyak klien dan pengguna. Sebab, pemanfaatan solusi Qlue dapat diimplementasikan secara fleksibel sesuai dengan preferensi dan infrastruktur yang dimiliki oleh perusahaan klien. Sistem pengawasan yang dikembangkan perusahaan juga bisa semakin terintegrasi dan memberikan berbagai rekomendasi demi mengelola akuntabilitas operasional bisnis.

Baca Juga: Menko Perekonomian Dukung Implementasi Transformasi Digital Untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan

“Dalam pandangan kami, salah satu solusi agar suatu bisnis bisa berjalan secara optimal dan efisien tentu harus ada sistem pengawasan yang terintegrasi. Pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT) juga terbukti dapat membantu kinerja perusahaan. Kami mencatat efisiensi operasional pengguna teknologi dari solusi Qlue ini bisa meningkat 70% dibanding biaya operasional sebelumnya,” ujar Rama.

Qlue juga terus berkomitmen mendorong terwujudnya Indonesia Smart Nation melalui pemanfaatan teknologi-teknologi kecerdasan buatan. Salah satu komitmen itu diwujudkan dengan menggelar diskusi publik dan technology update sebagai wahana peningkatan wawasan dan saling berbagi informasi berjudul “QlueTalk: Mengoptimalkan Solusi Bisnis Melalui Integrasi Sistem Pengawasan Berbasis AI”.

Era pandemi saat ini juga telah mengubah cara masyarakat berinteraksi dengan dunia, hal ini membuat transformasi digital menjadi suatu kebutuhan bagi perusahaan. Berdasarkan survey yang dirilis oleh Gartner, secara global permintaan produk digital mengalami peningkatan hingga 83% di tahun 2021 ini. Para pelaku bisnis dunia juga telah menyesuaikan untuk meningkatkan pengeluaran di sektor teknologi informasi hingga 7% dibanding tahun-tahun sebelumnya. Keberadaan teknologi-teknologi baru seperti augmented reality (AR), virtual reality (VR), internet of things (IoT), 5G, dan blockchain bisa ikut dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha kecil dan menengah berkat fleksibilitas pilihan dan nilai investasi yang terjangkau.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Tags

Terkini

Hari Ini 13 Mei 2022, IHSG Melorot ke 6.597

Jumat, 13 Mei 2022 | 22:08 WIB
X