Korea Utara Ingin Sepakati Nuklir dengan Amerika Serikat

Administrator
- Minggu, 11 Januari 2015 | 19:11 WIB

Bagi pihaknya, Korea Uta­ra “siap melakukan tindakan balasan menangguhkan seme­ntara uji coba nuklir yang men­cemaskan AS itu”, katanya.

Amerika Serikat, yang me­nempatkan hampir 30.000 tentara di Korsel, melakukan serangkaian pelatihan militer gabungan dengan sekutu uta­manya di Asia itu setiap tahun. Seoul dan WashingtoN me­negaskan pelatihan itu ber­sifat defensif, tetapi kegiatan itu selalu dikecam oleh Pyong­yang sebagai persiapan bagi invasi.

Pelatihan militer tahunan itu biasanya meningkatkan ketegangan militer antara dua Korea, yang secara teknis berada dalam perang karena Perang Korea 1950-1053 di­akhiri dengan satu gencatan senjata bukan dengan satu perjanjian perdamaian.

Laporan KCNA itu me­ngatakan usul Pyongyang itu bertujuan untuk meredakan ketegangan tahun 2015 yang merupakan uang tahun ke-70 pembagian semenanjung Ko­rea menjadi Korea Utara dan Korea Selatan setelah ke­menangan Sekutu tahun 1945 dalam Perang Dunia II.

Pelatihan militer AS-Kor­sel itu sebagai “akar penye­bab” ketegangan di seme­nanjung itu, kata KCNA.

Washington seharusnya berunding untuk menjelaskan usul baru Pyongyang itu , Ko­rut “siap berunding dengan AS setiap saat”, kata kantor berita itu.

Korut telah tiga kali mela­kukan uji coba nuklir terakhir Februari 2013 dan baru-baru ini mengancam akan mela­kukan uji coba nuklir ke­empat untuk menanggapi satu reso­lusi PBB yang mengecam ca­tatan hak asasi manusia negara itu. Akan tetapi, para ahli menganalisis gambar satelit komersial dari lokasi uji coba bawah tanah Korut me­nun­jukkan tidak ada ke­giatan menyangkut dengan uji coba itu, demikian AFP. (h/ans)

Editor: Administrator

Terkini

Kemendag Pastikan Pasokan Kedelai Cukup untuk Nataru

Jumat, 3 Desember 2021 | 20:02 WIB

XL Axiata Perluas Layanan di Sumatra

Selasa, 30 November 2021 | 15:49 WIB

Harga Cabai Hingga Kentang Turun Berjamaah di Padang

Selasa, 30 November 2021 | 10:30 WIB
X