Al Qaeda Ancam Prancis dengan Serangan Baru

- Minggu, 11 Januari 2015 | 19:12 WIB

Dia mengklaim ber­tang­gung jawab atas tiga hari per­tumpahan darah di Prancis yang menewaskan 17 orang.

Tetapi salah satu tersangka dalam serangan Charlie Heb­do belajar di Yaman, di mana ia menghadiri kamp pelatihan Al-Qaida, kata sumber ke­amanan Yaman dan seorang teman sekelasnya.

“Beberapa anak-anak Pran­­cis tidak menghormati para nabi Allah, sehingga kelompok dari kalangan ten­tara percaya Allah berbaris kepada mereka, maka mereka diajarkan untuk menghormati dan batasan kebebasan ber­ekspresi,” kata pejabat AQAP.

Pasukan elit Prancis me­nyerbu dua lokasi sandera Jumat, membunuh dua ber­saudara di balik pembantaian majalah satir Charlie Hebdo dan dalam serangan terakhir yang juga merenggut nyawa empat sandera di supermarket pusat kota, demikian AFP. (h/ans)

Editor: Administrator

Terkini

Ini Dia Kunci Keberhasilan Perbankan Masa Depan

Rabu, 27 Oktober 2021 | 23:27 WIB

XL Axiata Terus Kembangkan Aplikasi Laut Nusantara

Rabu, 27 Oktober 2021 | 23:25 WIB

Ini Penyebab Harga Gambir Jeblok di Sumbar

Rabu, 27 Oktober 2021 | 13:41 WIB

Sumbar, Salah Satu Jalur Rempah di Indonesia

Senin, 25 Oktober 2021 | 14:52 WIB

90 Koperasi di Sumbar Ajukan Konversi ke Syariah

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:15 WIB
X