Sehatkan Neraca Keuangan, Garuda Tutup Sebagian Rute Penerbangan

- Minggu, 21 November 2021 | 23:29 WIB
Garuda Indonesia Airways (Instagram @garuda.indonesia)
Garuda Indonesia Airways (Instagram @garuda.indonesia)


HARIANHALUAN.COM - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) menutup sebagian rute penerbangannya untuk kembali menyehatkan neraca keuangannya. Hal ini menjadi peluang bagi maskapai lain seperti Pelita Air dan TransNusa.

Pengamat Penerbangan Alvin Lie mengatakan, kondisi maskapai Garuda Indonesia yang menutup setengah rutenya, membuka peluang pasar bagi maskapai lain di tanah air.

Alvin menyebutkan, maskapai Pelita Air dan TransNusa bakal mengambil sedikit dari rute garuda yang ada pada dua tahun silam. “Kalau rute Garuda Indonesia ditutup itu bukan sesuatu yang baru, justru membuka pasar bagi maskapai yang sebelumnya tidak pernah fokus dia angkutan niaga berjadwal,” ujar Alvin Lie di Jakarta, Minggu (21/11/2021).

Pelita dan TransNusa, kata Alvin, akan berebut sementara, untuk rute-rute yang ditinggalkan Garuda Indonesia. Sebagai informasi sebelum pandemi Covid-19, Garuda Indonesia Group menerbangkan 203 pesawat sepanjang 2018. Selama satu tahun, Garuda memiliki frekuensi penerbangan sebanyak 290.113 dengan jumlah total penumpang 38.444.358 orang.

Sedangkan sepanjang 2019 Garuda Indonesia Group menerbangkan 210 pesawat dengan memiliki frekuensi penerbangan sebanyak 233,306.00 dengan jumlah total penumpang 31,894,383.00 orang,

Alvin menambahkan, selain Pelita dan TransNusa, maskapai lain juga diprediksi akan berebut rute yang ditinggalkan Garuda.

“Jadi yang kosong ini slot terbang meliputi ruang dan waktu yang disediakan di bandara. ini juga akan menjadi rebutan karena selain rute jadwal ini juga penting bagi daya tarik penerbangan,” ungkapnya.

Saat ini maskapai yang mengoperasikan ijin penerbangan niaga berjadwal atau sudah ada sebelumnya, diantaranya, Lion Air, Batik Air, Wings Air, Sriwijaya Air, Citilink, AirAsia Indonesia serta NAM Air. (*)

Editor: Jefli Bridge

Sumber: IDX Channel

Tags

Terkini

Kemenkeu Ramalkan Ekonomi 2022 Tumbuh 5,8 Persen

Sabtu, 15 Januari 2022 | 20:55 WIB

IIMS 2022 Kejar Target Transaksi Rp3 Triliun

Sabtu, 15 Januari 2022 | 08:45 WIB

Pemula Wajib Tahu ! Jenis-Jenis Saham dan Contohnya

Jumat, 14 Januari 2022 | 15:01 WIB
X