Salah Satu Sandera Jepang

Administrator
- Minggu, 25 Januari 2015 | 19:04 WIB

Video ini muncul empat hari setelah pemerintah Jepang dituntut untuk membayar $ 200 juta dalam waktu 72 jam agar para sandera dibebaskan. Setelah batas waktu terlewati, ternyata ISIS benar-benar mewujudkan ancamannya.

Dalam video tersebut, seorang pria yang meng­klaim sebagai Goto bersuara dan menyalahkan PM Jepang Sinzo Abe atas kematian Yukawa. Suara itu juga menyampaikan permintaan baru dari ISIS yaitu membebaskan Sajida Rishawi, seorang wanita yang disebut sedang ditawan oleh otoritas Yordania.

“Mereka tidak lagi menginginkan uang, sehingga Anda tidak perlu khawatir tentang pendanaan teroris. Mereka hanya menuntut pembebasan kakak mereka yang dipenjara, Sajida Rishawi,” kata suara berbahasa Inggris itu.

“Ini sederhana. Anda memberi mereka Sajida, dan aku akan dibebaskan. Sekali lagi, saya ingin mene­kankan betapa mudahnya untuk menyelamatkan hidup saya. Anda membawa mereka kakak mereka dari rezim Yordania, dan saya akan bebas segera. Saya untuk dia (Rishawi),” lanjut suara itu.

Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga mengatakan bahwa pemerintahnya telah mengetahui video terbaru dari ISIS itu. Suga mengatakan bahwa video itu memang memperlihatkan Goto memegang gambar Yukawa yang dibunuh. PM Abe pun menyebut hal itu sangat keterlaluan.

“Itu keterlaluan, kekerasan yang tidak dapat dimaafkan,” ucap Abe, sambil menambahkan bahwa ia menuntut Goto segera dibebaskan.(h/dtc)

Editor: Administrator

Terkini

XL Axiata Perluas Layanan di Sumatra

Selasa, 30 November 2021 | 15:49 WIB

Harga Cabai Hingga Kentang Turun Berjamaah di Padang

Selasa, 30 November 2021 | 10:30 WIB

JD.ID Jual Spark 7 Terbaru dari TECNO

Senin, 29 November 2021 | 17:00 WIB

Harga Tomat Anjlok di Padang, Hanya Rp7.000 Per Kg

Senin, 29 November 2021 | 12:20 WIB

Omicron Bikin Saham-Saham Batu Bara Terkapar

Senin, 29 November 2021 | 09:58 WIB

Sektor Pertanian Serap 53% Angkatan Kerja di Sumbar

Minggu, 28 November 2021 | 11:15 WIB
X