Australia Maklumi Sikap Tegas Indonesia Soal Narkoba

- Jumat, 13 Februari 2015 | 19:48 WIB

“Adalah tragedi besar jika kedua pemuda itu menghadapi hukuman mati,” tandasnya seperti dilansir The Guar­dian, Jumat (13/2/2015).

“Masalahnya adalah pada cara Indonesia melihat hal ini, bahwa mereka punya lima juta pecandu narkoba di Indonesia, mereka mengambil sikap yang sangat, sangat tegas atas penye­lundupan narkoba,” ujar Pyne.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Australia Julie Bishop mengingatkan, ekse­kusi mati keduanya akan men­ja­di ketidakadilan yang parah.

Andrew Chan dan Myuran Sukumaran yang dikenal seba­gai pemimpin geng pe­nye­lundup narkoba yang dijuluki sebagai “Bali Nine”, ditangkap pada tajun 2005. Kedua pria itu divonis mati pada tahun 2006. Kedua warga Australia itu telah mengajukan grasi kepada Presiden Joko Widodo namun ditolak. Duo “Bali Nine” itu bisa ditembak mati bulan ini.

Dalam pernyataan emo­sional yang disampaikannya dalam sidang parlemen Aus­tralia, Bishop mengakui ke­duanya telah me­la­­kukan kesalahan yang me­nge­jutkan, namun mereka berhak men­dapatkan ke­sempatan.

“Kita tidak menganggap remeh parahnya tingkat ke­jahatan ini,” tutur Bishop. “Tak diragukan, Andrew dan Myu­ran harus membayar ke­jahatan mere­ka dengan hukuman pe­n­jara yang lama, namun mereka tidak perlu membayarnya de­ngan nyawa mereka,” tandas Bishop.

Bishop pun berharap ke­dua­nya akan mendapat pe­ngam­punan. “Harapan ber­sama kita adalah pemerintah Indonesia dan rakyatnya akan menunjukkan belas kasihan pada Andrew dan Myuran,” tutur Bishop. (h/dtc)

Editor: Administrator

Terkini

Sumbar, Salah Satu Jalur Rempah di Indonesia

Senin, 25 Oktober 2021 | 14:52 WIB

90 Koperasi di Sumbar Ajukan Konversi ke Syariah

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:15 WIB

China Krisis Energi, Indonesia Jadi Kebanjiran Untung

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 08:10 WIB

Duh! Harga Alphard Nyungsep hingga Rp1,5 Miliar

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:20 WIB

Investor Saham Sumbar Kembali Naik, Jadi 43.763 SID

Jumat, 22 Oktober 2021 | 12:35 WIB
X