PBB Serukan Akhiri Pengepungan di Suriah

Administrator
- Jumat, 20 Februari 2015 | 19:59 WIB

Kemudian Ban Ki-moon juga menyebutkan lima prio­ritas yang harus dilakukan, seperti penghentian penge­pungan terhadap 212.000 jiwa di Suriah, memastikan akses terhadap bantuan medis dan membangun kembali sistem pendidikan.

Dia juga mengatakan ke­pada 15 anggota dewan untuk mengatasi serangan bom barel terhadap warga sipil.

Laporan itu merupakan ke-12 kalinya yang sudah diajukan ke Dewan Keamanan PBB, atas negara yang terpecah akibat perang yang telah mene­was­kan lebih dari 210.000 orang dan memaksa 12 juta warga Suriah meng­ungsi.

Rusia, yang merupakan sekutu Presiden Bashar al-Assad juga telah memblokir pergerakan untuk menghukum rezim itu atas kekerasan yang semakin memburuk.

Ban melaporkan pening­ka­tan kekerasan dan serangan yang signifikan oleh pasukan pemerintah selama Januari di kota Damaskus, pinggiran Damaskus dan di timur Ghouta.

Laporan tersebut juga me­nya­takan bahwa pasukan As­sad telah melakukan pem­boman udara termasuk de­­ngan bom barel, melepaskan tembakan di daerah timur Ghouta dan meluncurkan rudal darat ke darat.

Dalam wawancara dengan BBC bulan ini, Assad dengan tegas membantah bahwa pasu­kannya menggunakan bom barel, menuding klaim terse­but sebagai “cerita kekanak-kanakan.”

“Saya belum mendengar para tentara menggunakan bom barel, atau mungkin memasak,” kata Assad sambil tertawa.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Kemendag Pastikan Pasokan Kedelai Cukup untuk Nataru

Jumat, 3 Desember 2021 | 20:02 WIB

XL Axiata Perluas Layanan di Sumatra

Selasa, 30 November 2021 | 15:49 WIB

Harga Cabai Hingga Kentang Turun Berjamaah di Padang

Selasa, 30 November 2021 | 10:30 WIB
X