PBB Serukan Akhiri Pengepungan di Suriah

Administrator
- Jumat, 20 Februari 2015 | 19:59 WIB

“Kami memiliki bom, ru­dal dan peluru,” tambahnya menolak klaim pasukannya menggunakan senjata sem­barangan.

Ban mengatakan bom ba­rel digunakan terhadap warga sipil di Aleppo, di mana PBB berusaha untuk membekukan pertempuran sebagai bagian dari upaya perdamaian.

Pasukan Assad mengepung 185.500 orang di bagian timur Ghouta, Darayya dan Yar­mouk sementara kelompok oposisi bersenjata di Nabul dan Zahraa melarang 26.500 orang untuk mendapatkan akses ke makanan dan perlengkapan lainnya, kata laporan itu.

Ban mengatakan krisis ini semakin memburuk untuk Suriah setelah hampir empat tahun dalam keadaan perang dan pengajuan banding terbaru untuk solusi politik.

“Mendefinisikan solusi politik Suriah saat ini akan melibatkan keputusan-kepu­tusan dan kompromi yang sulit, dengan semua orang mengesampingkan prasyarat mereka untuk memulai perun­dingan,” kata Ban.

Dewan Keamanan akan membahas krisis kemanusiaan di Suriah minggu depan, demikian laporan AFP.

AS-Turki Sepakat

Amerika Serikat dan Turki sudah menandatangani sebuah kesepakatan untuk melatih dan mempersenjatai kelompok perlawanan moderat di Suriah.

Berdasarkan kesepakatan itu, Amerika rencananya akan melatih sekitar 5.000 pem­berontak di lokasi-lokasi di Turki dan tempat lainnya di kawasan tersebut.

Juru bicara Kedutaan Be­sar Amerika Serikat di An­kara, ibu kota Turki, menga­takan kesepakatan ditan­data­ngani Kamis (19/2) malam waktu setempat oleh Duta Besar AS, John Bass, dan Wakil Menlu Turki, Feridun Sinirlioglu.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Korea Selatan Impor Pupuk Urea dari Indonesia

Rabu, 8 Desember 2021 | 18:05 WIB

Kredit Bank Mandiri Tumbuh Sebesar 16,9 Persen

Rabu, 8 Desember 2021 | 16:03 WIB

Siang Ini Rupiah Melemah ke Rp14.447 per USD

Senin, 6 Desember 2021 | 12:40 WIB

Boyband BTS Raup Rp483 Miliar dari Konser di Amerika

Senin, 6 Desember 2021 | 06:00 WIB
X