AS dan Sekutu Bahas Sanksi Baru untuk Rusia

Administrator
- Minggu, 22 Februari 2015 | 18:45 WIB

Militer Kiev menuduh Rusia pada Jumat mengirim tank dan tentara ke bagian timur Ukraina kendati gencatan senjata telah diberlakukan sejak hari Minggu lalu. Gencatan senjata itu ditaja Prancis dan Jerman dalam usaha mengakhiri konflik yang telah membunuh lebih 5.000 orang.

Kremlin tidak segera menanggapi tudingan-tudingan tersebut tetapi selalu membantah tuduhan di masa lalu bahwa pasukannya bertempur di Ukraina.

Meski demikian, Kerry mengatakan AS “mengetahui hingga batas tertentu” keterlibatan Rusia dalam konflik itu dan dukungannya bagi para separatis.

“Rusia terlibat dalam suatu proses tidak tahu malu dan sinis dalam beberapa hari,” kata Menlu itu.

“Kami membicarakan sanksi-sanksi tambahan, usaha-usaha lagi dan saya yakin pada beberapa hari mendatang orang-orang akan jelas bahwa kami tidak akan memainkan permainan ini,” katanya.

“Kami tidak duduk di sana dan jadi bagian dari tingkah laku luar biasa dengan mempertaruhkan kedaulatan dan integritas suatu negara.” Para pemberontak pro-Rusia membangun pasukan dan senjata di tenggara Ukraina dan militer Ukraina mengatakan pada Sabtu pihaknya akan siap menghadapi serangan pemberontak atas kota pelabuhan Mariupol, demikian Reuters. (h/ans)

Editor: Administrator

Terkini

XL Axiata Perluas Layanan di Sumatra

Selasa, 30 November 2021 | 15:49 WIB

Harga Cabai Hingga Kentang Turun Berjamaah di Padang

Selasa, 30 November 2021 | 10:30 WIB

JD.ID Jual Spark 7 Terbaru dari TECNO

Senin, 29 November 2021 | 17:00 WIB

Harga Tomat Anjlok di Padang, Hanya Rp7.000 Per Kg

Senin, 29 November 2021 | 12:20 WIB

Omicron Bikin Saham-Saham Batu Bara Terkapar

Senin, 29 November 2021 | 09:58 WIB

Sektor Pertanian Serap 53% Angkatan Kerja di Sumbar

Minggu, 28 November 2021 | 11:15 WIB
X