PBB Siap Rilis Daftar Penjahat Perang Suriah

- Minggu, 22 Februari 2015 | 18:53 WIB

Komisi beranggotakan em­pat orang pimpinan diplomat Brasil Paolo Pinheiro ini telah menyusun empat daftar orang dan kelompok yang diyakini bersalah atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap ke­manusiaan, namun masih dira­hasiakan karena masih dalam proses.

Namun para penyelidik mengatakan mereka siap meng­geser pendekatan mereka se­telah empat tahun berupaya mencegah kejahatan.

“Kami tengah berupaya meyakinkan, memobilisasi komunitas internasional agar mempertimbangkan semua opsi yang ada demi akun­tabilitas dan tidak mengabai­kan situasi keji nan mengeri­kan dari para korban perang,” kata Pinheiro kepada warta­wan di markas besar PBB di New York.

Lebih dari 210.000 orang terbunuh di Suriah dan sete­ngah dari jumlah penduduk negeri ini terpaksa mening­galkan rumahnya sejak konflik itu meletup Maret 2011.

Para penyelidik akan me­nyerahkan daftar kelima berisi para tersangka penjahat perang ke Dewan HAM PBB di Jenewa bulan depan. Pinheiro memperkirakan Dewan HAM mengambil kepu­tusan pada pertemuan 17 Maret mengenai apakah me­mublikasikan nama-nama tersangka penjahat perang itu atau tidak.

Yang jelas, orang-orang yang masuk daftar ini termasuk para panglima lapangan dan para pemimpin kelompok bersenjata, berdasarkan per­tang­gungjawabannya sebagai komandan.

Para penyelidik enggan menyatakan apakah Presiden Suriah Bashar al-Assad ada dalam daftar ini, namun man­tan Ketua Dewan HAM PBB Navi Pillay pernah menga­takan setahun lalu bahwa “bukti menunjukkan pertang­gungja­waban pada level tertinggi pemerintah, termasuk kepala negara.”

Di New York, para penye­lidik kembali mendesak De­wan Keamanan untuk menye­lidiki kejahatan perang di Suriah dan menyatakan kasus ini kemungkinan akan diikuti dengan pembentukan mahka­mah ad hoc seperti pernah diciptakan untuk bekas Yu­goslavia.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Perlu Tahu! 3 Mobil yang Kurang Laku di Indonesia

Minggu, 26 September 2021 | 08:35 WIB

DANA Tawarkan Harga Pulsa Kompetitif

Jumat, 24 September 2021 | 16:30 WIB

Permintaan Meningkat, Harga Minyak Dunia Naik Pagi Ini

Jumat, 24 September 2021 | 08:15 WIB

Bank Nagari Luncurkan Kredit MaRandang di Payakumbuh

Kamis, 23 September 2021 | 18:50 WIB

DPR Restui Suntikan PMN Rp 5,48 T buat BNI & BTN di 2022

Kamis, 23 September 2021 | 00:14 WIB
X