Mantan Anggota Parlemen Dibui Seumur Hidup

- Selasa, 24 Februari 2015 | 19:36 WIB

Dalam persidangan hari ini, Abdul Jabbar diadili secara absentia. Mantan anggota parl­emen pada tahun 1980-an itu, telah buron sejak lama dan diduga kabur ke Amerika Serikat.

Hakim Enayetur Rahim menjatuhkan vonis bui seumur hidup setelah menyatakan terdakwa bersalah atas lima dakwaan kekejaman, yang dila­kukan selama perang Bang­ladesh melawan Pakistan yang berlangsung 9 bulan. Demi­kian disampaikan Zahid Imam, jaksa penuntut umum seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (24/2).

“Dia dinyatakan bersalah atas keseluruhan lima dak­waan termasuk genosida, pem­bunuhan, pembakaran dan penindasan beragama,” kata Imam.

“Dia terlibat dalam pembunuhan 36 orang dan memaksa 200 orang Hindu untuk berpindah ke agama Islam,” imbuhnya.

Jabbar merupakan orang ke-18 yang dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Kejahatan Internasional, yang meru­pa­kan pengadilan domestik yang dibentuk pemerintah Bang­ladesh.

Menurut penuntut umum, Jabbar dulunya meru­pakan kepala milisi pro-Pa­kis­tan di kota pantai Math­ba­ria dan bekerja sama dengan militer Pakistan selama konflik ta­hun 1971 tersebut.

Sebelumnya pada tahun 2013, para pemim­pin partai Islam terbesar di Bangladesh, Jamaat-e-Islami, divonis mati oleh pengadilan yang sama atas peran mereka dalam konflik tersebut.

Vonis mati ini telah memicu aksi-aksi protes, yang beberapa diwarnai kerusuhan para pendukung mereka. (h/dtc)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Ini 8 Cara Mengatasi Masalah Keuangan

Senin, 2 Agustus 2021 | 08:39 WIB

Pekan Ini, Harga Minyak Dunia Naik sampai 3%

Minggu, 1 Agustus 2021 | 14:38 WIB
X