Pemimpin Oposisi Rusia Ditembak Mati

- Minggu, 1 Maret 2015 | 18:56 WIB

Menurut pernyataan Istana Kremlin, Presiden Rusia Vla­di­mir Putin mengutuk pembunuhan Nemtsov itu.

Dalam sebuah wawancara baru-baru, Nemtsov menga­takan ia kuatir Presiden Putin akan membunuhnya karena sikapnya yang menen­tang pe­rang di Ukraina.

Nemtsov, 55, menjabat sebagai wakil perdana menteri pertama di bawah Presiden Boris Yeltsin pada tahun 1990-an.

Saat menjabat sebagai gu­ber­nur salah satu kota ter­besar Rusia, Nizhny Nov­go­rod, Nem­tsov memperoleh re­pu­ta­si sebagai pembaharu ekonomi

Setelah ia tak cocok dengan pengganti Yeltsin, Vladimir Putin yang kini menjadi orang nomor satu Rusia, Nemtsov menjadi seorang oposan yang lantang

‘Pembunuhan Brutal’

Presiden AS Barack Oba­ma mengutuk pem­bunu­han yang disebutnya “pembunuhan brutal,” dan menyerukan Ru­sia untuk melangsungkan sua­tu­ “penyelidikan yang inde­penden, tidak memihak, dan cepat.”

Nemtsov ditembak mati, Jumat sekitar pukul 23:40 (Sabtu 03.40 WIB) tatkala melintasi Jembatan Bolshoy Kamenny, ditemani seorang perempuan Ukraina, sebut kementerian dalam negeri.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Usai PPKM, Mal Butuh Waktu 3 Bulan untuk Pulih

Minggu, 25 Juli 2021 | 03:05 WIB

Bappebti Blokir 109 Situs Investasi Bodong

Kamis, 22 Juli 2021 | 15:42 WIB
X