Obama dan Netanyahu Adu Mulut

- Selasa, 3 Maret 2015 | 19:13 WIB

Menurut Obama, rencana AS — membatasi ambisi nu­k­lir Iran — adalah cara terbaik untuk menahan ancaman Iran. “Netanyahu seenaknya mem­buat klaim,” ujar Obama. Netanyahu mengkritik keras kesepakatan AS-Iran sebe­lumnya, yang membuat pembi­caraan nuklir Iran dilanjutkan di Swiss oleh Kerry dan Zarif.

“Kesepakatan Iran-AS a­kan menjadi sesuatu yang mengerikan,” ujar Netanyahu kepada Reuters. “Kesepakatan akan membuat Iran men­da­patkan dana 50 miliar dolar AS dan tidak akan mematuhi per­janjian itu.”

Netanyahu melakukan per­ja­lanan ke Washington, se­bagai upaya terakhir meng­gagalkan upaya Iran ber­se­pakat dengan AS dalam soal nuklir. Ia diundang John Boeh­ner, salah satu tokoh Partai Republik.

“Saya tidak berniat mem­perlihatkan rasa tidak hormat kepada Presiden AS Barrack Obama. Saya sangat meng­hormatinya,” ujar Netanyahu di depan ribuan aktivis di konferensi tahunan American Israel Public Affairs Com­mittee (AIPAC) — lobi Yahu­di di AS paling berpengaruh.

AS dan Iran, lanjut Neta­nyahu, sepakat Iran tidak seharusnya memiliki senjata nuklir. “Namun saya tidak setuju dengan cara AS mence­gah Iran mengembangkan sen­ja­ta nuklir,” demikian Ne­tanyahu.

Netanyahu dikabarkan akan mengungkap sumber infor­masinya di depan Kong­res. Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan jika yang akan dikemukakan Netanyahu bera­sal dari briefing rahasia AS dan Isral, Netanyahu melakukan pengkhianatan. (h/inl)

Editor: Administrator

Terkini

Usai PPKM, Mal Butuh Waktu 3 Bulan untuk Pulih

Minggu, 25 Juli 2021 | 03:05 WIB

Bappebti Blokir 109 Situs Investasi Bodong

Kamis, 22 Juli 2021 | 15:42 WIB
X