New York Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha Adalah Hari Libur

Administrator
- Kamis, 5 Maret 2015 | 19:11 WIB

Imam Shamsi Ali me­nya­takan, sebagai pemuka Mus­lim AS, dirinya sangat ber­syukur atas kebijakan penetapan hari libur resmi ini. Menurut Sham­si, hal tersebut merupakan buah perjua­ngan umat Islam AS sudah cukup lama untuk men­dapatkan hak liburan di setiap dua hari raya.

“(Perjuangan ini) Telah di­mulai lebih dari 10 tahun lalu. Kita perjuangkan lewat wakil-wakil rakyat di kota New York dengan membentuk koalisi un­tuk Muslim Holiday. Pada 2012 kami berhasil menggol­kan ranca­ngan UU di DPRD New York dengan dukungan 100% anggota DPRD,” kata Shamsi Ali. Sayangnya, menurut Shamsi, Wali Kota New York waktu itu, Michel Bloomberg, menolak rancangan tersebut. Alasan Bloom­berg menolak menan­datangani RUU itu, menurut Shamsi, dikuatirkan berbagai kelompok agama lain akan me­minta kebijakan seru­pa. Mes­kipun sebe­nar­nya, jum­lah pop­u­lasi umat Is­lam di New York cukup besar.

“Ada sekitar 120 ribu mu­rid Muslim di sekolah-seko­lah u­mum New York. Itu berarti lebih dari 13 persen murid-murid yang ada adalah Mus­lim. Jadi memang kita berhak untuk meminta, pada dua hari besar Islam itu seko­lah-sekol­ah di New York ditutup,” ujar Shamsi Ali. (h/inl)

Editor: Administrator

Terkini

Kemendag Pastikan Pasokan Kedelai Cukup untuk Nataru

Jumat, 3 Desember 2021 | 20:02 WIB

XL Axiata Perluas Layanan di Sumatra

Selasa, 30 November 2021 | 15:49 WIB

Harga Cabai Hingga Kentang Turun Berjamaah di Padang

Selasa, 30 November 2021 | 10:30 WIB
X