ISIS Hancurkan Kota Kuno Nimrud

- Jumat, 6 Maret 2015 | 19:11 WIB

Para pejabat di kemen­terian ini tidak memerinci skala kerusakan dan hanya mengatakan bahwa tindakan ISIS menunjukkan mereka tidak menghargai sama sekali ‘keinginan dunia’ dan ‘perasaan umat manusia’.

Nimrud dikenal sebagai situs arkeologi dari zaman Assyria dan berada di utara Mosul, kota terbesar kedua di Irak, yang terletak di kawasan utara.

Berita bahwa kota kuno Nimrud dihancurkan muncul hanya sepekan setelah ISIS mengeluarkan video yang mem­per­lihatkan anggota-ang­gota kelompok militan ini merusak artefak-artefak yang memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi di satu museum di Mosul.

ISIS mengatakan benda-benda ini dihancurkan karena menjadi simbol bidah atau penyimpagan terhadap ajaran agama Islam.

46.000 Akun Twitter

Di kuartal terakhir tahun 2014 setidaknya ada 46.000 akun Twitter yang beroperasi atas nama ISIS, dan jumlah sebenarnya bisa jauh lebih tinggi, ungkap sebuah laporan terbaru.

Dikatakan pendukung uta­ma ISIS umumnya berada di dalam wilayah yang dikuasai militan itu di Irak dan Suriah.

Tiga-perempat dari mere­ka bercuit dalam bahasa Arab dan sekitar satu per lima meng­gunakan bahasa Inggris, dan mereka memiliki rata-rata 1.000 pengikut.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Usai PPKM, Mal Butuh Waktu 3 Bulan untuk Pulih

Minggu, 25 Juli 2021 | 03:05 WIB

Bappebti Blokir 109 Situs Investasi Bodong

Kamis, 22 Juli 2021 | 15:42 WIB
X