Persulit Perdamaian Israel-Palestina, Obama Kritik Netanyahu

- Minggu, 22 Maret 2015 | 19:20 WIB

“Aku mengatakan kepada­nya bahwa kami tetap percaya akan solusi kedua negara ada­lah satu-satunya cara untuk kedamaian jangka panjang Israel, jika ingin tetap menjadi negara Yahudi yang baik dan demokratis,” kata Obama. “Dan aku mengatakan kepada­nya bahwa mengingat pernya­taan-pernyataannya sebelum pemilu, itu akan sulit untuk menemukan titik temu di ma­na orang-orang serius mem­per­cayai bahwa mungkin akan ada negosiasi (kedua negara).”

Sebelumnya Sekretaris Pers Gedung Putih Josh Ear­nest mengatakan, bahwa sebe­lum percakapan telepon terse­but, ia (Obama) diam sejenak dan mengatakan mengatakan bahwa AS akan menilai ulang kerjasama kedua negara (AS-Israel) yang mencakup pena­waran dukungan padanya (Israel) untuk resolusi PBB yang menyerukan pembentu­kan sebuah negara Palestina. Resolusi ini ditentang oleh Yerusalem, namun para pe­jabat AS telah melayangkan hal tersebut sebagai kon­se­kuensi atas pernyataan Ne­tanyahu. (h/dtc)

Editor: Administrator

Terkini

Ini 8 Cara Mengatasi Masalah Keuangan

Senin, 2 Agustus 2021 | 08:39 WIB

Pekan Ini, Harga Minyak Dunia Naik sampai 3%

Minggu, 1 Agustus 2021 | 14:38 WIB
X