Cuaca Panas Ekstrem Tewaskan 249 Orang

- Selasa, 23 Juni 2015 | 19:22 WIB

“Korban jiwa akibat ge­lom­bang panas ini telah melampaui angka 200 di Karachi seiring kami telah mengkonfirmasi 140 kor­ban tewas di rumah sakit Jinnah Postgraduate Me­dical Centre (JPMC) dan 62 korban tewas dari rumah sakit Civil Hospital Kara­chi,” ujar menteri kesehatan wilayah setempat, Jam Meh­tab Dehar seperti diku­tip kantor berita AFP, Selasa (23/6/2015).

Dikatakannya, angka sebenarnya bisa lebih tinggi, mengingat beberapa rumah sakit lainnya tidak dihitung. Menurut penghitungan me­dia AFP berdasarkan in­formasi dari lima rumah sakit di sekitar Karachi, jumlah korban jiwa bisa mencapai 249 orang.

Suhu tertinggi yang per­nah melanda Karachi ada­lah 47 derajat celsius yang terjadi pada 1979.

Menurut Dr Semee Ja­mali, kepala unit darurat di Rumah Sakit Jinnah di Karachi, mayoritas korban meninggal adalah kaum lanjut usia. “Pasien korban gelombang panas dibawa ke rumah sakit dengan kondisi demam tinggi, tidak sa­darkan diri, dehidrasi, dan kejang-kejang,” ujar Dr Se­mee Jamali. Sebelumnya pada Mei lalu, gelombang panas se­rupa juga melanda India. Saat itu, lebih dari 2 ribu orang meninggal akibat terpapar suhu udara yang rata-rata mencapai 48 de­rajat celsius. (h/dtc)

Editor: Administrator

Terkini

Pasokan Mengetat, Harga Minyak Dunia Turun

Rabu, 28 Juli 2021 | 07:00 WIB

Usai PPKM, Mal Butuh Waktu 3 Bulan untuk Pulih

Minggu, 25 Juli 2021 | 03:05 WIB

Bappebti Blokir 109 Situs Investasi Bodong

Kamis, 22 Juli 2021 | 15:42 WIB
X