Ratusan Jemaah Haji Tewas

- Kamis, 24 September 2015 | 20:31 WIB

Sekitar pukul 07.30 waktu Arab Saudi, Jalan 204 sudah dipenuhi jemaah yang akan me­nuju Jamarat. Namun di per­sim­pangan, terjadi aksi saling dorong karena ada jemaah yang berada di bagian depan berhenti berjalan.

"Volume jemaah yang akan melakukan lempar jumrah Aqa­bah sangat tinggi dan saling bertemu di jalan menuju Jamarat, tepatnya di persimpangan Jalan 204 dan Jalan 223 di Mina. Je­ma­ah saling tumpang tindih," pihak Direktorat Pertahanan Sipil Arab Saudi, melalui akun facebook.

Terjadi pertengkaran dan sa­ling injak antara para jemaah. Dalam peristiwa itu, sebagian besar dari mereka terjatuh dan akhirnya terinjak oleh jemaah lain.

Pihak Saudi Red Crescent langsung mengambil inisiatif tindakan untuk mengendalikan situasi untuk mencegah bentrok semakin berlanjut dan menyetop arus para jemaah menuju Jamarat.

Jumlah jemaah sangat banyak kala itu, mencapai ratusan ribu. Awalnya, para jemaah terlibat saling dorong dan kemudian berlanjut ke pertengkaran yang berujung pada jatuhnya para korban jiwa.  Sebagian besar korban adalah jemaah haji dari Mesir dan Afrika.

Dua Korban WNI

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan informasi yang diterimanya terkait jamaah haji Indonesia yang menjadi korban insiden Mina. Hingga saat ini tercatat Dua warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam musibah melempar jum­rah di Mina tersebut.

"Jadi yang sudah kami terima ada WNI yang menjadi korban yakni atas nama Bapak Hamid Atwitarji dan Ibu Syaisiyah Syah­ril Abdul Gafar, tapi itu terus kami konfirmasi," kata Retno dalam siaran persnya, Kamis (24/9).

Lebih lanjut Retno me­negas­kan bahwa dua nama WNI ter­sebut merupakan info yang di­terimanya dari Menteri Agama RI Lukman Hakim. Informasi tersebut diketahui dari gelang di tangan yang tertulis nama jamaah.

Terkait info yang beredar sudah ada 52 orang WNI yang menjadi korban, Retno menegas­kan hal itu belum bisa dijamin kebenarannya. "Soal berita ada 50 orang itu belum dapat dikonfir­masikan kebenarannya," kata Retno.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Ini Sederet Masalah Ekspor di Sumbar

Senin, 27 September 2021 | 13:08 WIB

Perlu Tahu! 3 Mobil yang Kurang Laku di Indonesia

Minggu, 26 September 2021 | 08:35 WIB

DANA Tawarkan Harga Pulsa Kompetitif

Jumat, 24 September 2021 | 16:30 WIB

Permintaan Meningkat, Harga Minyak Dunia Naik Pagi Ini

Jumat, 24 September 2021 | 08:15 WIB

Bank Nagari Luncurkan Kredit MaRandang di Payakumbuh

Kamis, 23 September 2021 | 18:50 WIB
X