Sawahlunto Panen Manggis

- Jumat, 8 Januari 2016 | 03:02 WIB

Salah seorang warga De­sa Lunto yang juga agen pengumpul, Syafri Chandra (36) di Sawahlunto, Kamis (7/1), mengatakan, daerah penghasil buah manggis yakni Desa Lunto, Desa Lumindai dan Desa Kubang, mampu menghasilkan se­kitar lima ton setiap harinya yang dijual ke pedagang pengumpul lokal atau yang datang dari berbagai wila­yah sekitar.

“Pedagang pengumpul lokal saja mampu menyerap hasil panen masyarakat se­kitar satu setengah ton per hari,” katanya.

Ia membeli sesuai harga pasar yakni antara Rp10 ribu - Rp15 ribu per kilog­ram, sesuai kualitas hasil panen masyarakat.

Padahal lanjutnya, jika dilihat dari jumlah tonase panen saat ini cenderung menurun dari tahun se­belumnya, namun terjadi peningkatan terhadap ku­alitas buah sehingga harga beli di tingkat masyarakat menjadi tinggi berdasarkan spesifikasi berat sebanyak delapan buah dalam satu kilogramnya.

“Kita memperkirakan sedikitnya terjadi per­puta­ran uang sebesar Rp500 juta hingga Rp1 miliar selama musim panen kali ini,” ujar dia.

Uang tersebut, lanjut dia, biasanya disimpan oleh masyarakat ke lembaga per­bankan yang ada melalui kelompok-kelompok sim­pan pinjam yang mereka bentuk secara mandiri ber­dasarkan tatanan masyara­kat adat.

Uang simpanan itu di samping untuk membiayai kebutuhan sandang, pangan dan papan juga untuk biaya pendidikan anak-anak me­reka.

Simpanan mereka jelas dia, nantinya akan dicairkan jelang memasuki bulan suci Ramadhan, karena kebi­asaan masyarakat setempat yang memilih untuk tidak beraktifitas selama bulan tersebut hingga berakhirnya masa libur lebaran.

“Jumlah simpanan yang terkumpul minimal men­capai Rp10 juta lebih untuk masing-masing kepala ke­luarga,” katanya.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Sumbar, Salah Satu Jalur Rempah di Indonesia

Senin, 25 Oktober 2021 | 14:52 WIB

90 Koperasi di Sumbar Ajukan Konversi ke Syariah

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:15 WIB

China Krisis Energi, Indonesia Jadi Kebanjiran Untung

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 08:10 WIB

Duh! Harga Alphard Nyungsep hingga Rp1,5 Miliar

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:20 WIB

Investor Saham Sumbar Kembali Naik, Jadi 43.763 SID

Jumat, 22 Oktober 2021 | 12:35 WIB
X