UMKM Sumbar Kurang Promosi

- Jumat, 8 Januari 2016 | 03:29 WIB

“Produk Sumbar bukan tidak ada yang bisa dibawa untuk bersaing dalam MEA. Banyak produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) Sumbar yang berkualitas namun minim promosi,” ujarnya kepada Haluan Ra­bu (6/1) siang melalui sam­bungan telepon.

Seperti produk sepatu dan tas kulit Sumbar kata Asnawi, sebenarnya memi­liki kualitas yang tidak kalah dengan produk luar yang sejenis. Tapi keterbatasan promosi membuat produk ini hanya tersebar dalam negeri saja. “Selain promosi ke­ter­se­diaan bahan mentah ju­ga menjadi kendala. Se­hingga sulit untuk eks­por,” pa­parnya.

Karipik balado dan ber­bagai jenis pangan asal Sum­bar sebenarnya juga bisa menjadi andalan untuk bisa bersaing di pasar global. Namun, kebersihan, packa­ging, sertifikasi, dan tahan dalam jangka waktu lama masih menjadi tantangan.

Dengan alasan ini ujar Asnawi produk Sumbar saat ini hanya mampu bertahan dari gempuran produk lain dari negara tetangga. “Ber­tahan saja  itu sudah cukup kalau pun belum mampu untuk masuk ke pasar glo­bal,” terangnya.

Dalam beberapa per­temuan dengan pemerintah pusat katanya Kadin sempat mengusulkan untuk meng­kaji lagi terkait pasar bebas Asean. Karena kalau dilihat dari kesiapan Indonesia atau bahkan Sumbar belum optimal.

“Jadi kami minta peme­rintah mengkaji lagi apakah ini akan membawa mudarat yang besar atau bahkan kebaikan. Kalau lebih ba­nyak kemudaratan harus dikaji lagi,” pingkasnya.

Namun demikian un­tuk jangka panjang Sumbar de­ngan produk ung­gu­lan­nya bisa bersaing di pasar glo­bal, asalkan pihak pe­me­­rintah dan stakeholder ter­kait termasuk Kadin bisa berbenah untuk mem­beri­kan pelatihan, work­shop, seminar, pameran produk sehingga dari segi kualitas dan juga kuantitas produk bisa meningkat. (h/mg-isr)

Editor: Administrator

Terkini

Sumbar, Salah Satu Jalur Rempah di Indonesia

Senin, 25 Oktober 2021 | 14:52 WIB

90 Koperasi di Sumbar Ajukan Konversi ke Syariah

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:15 WIB

China Krisis Energi, Indonesia Jadi Kebanjiran Untung

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 08:10 WIB

Duh! Harga Alphard Nyungsep hingga Rp1,5 Miliar

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:20 WIB

Investor Saham Sumbar Kembali Naik, Jadi 43.763 SID

Jumat, 22 Oktober 2021 | 12:35 WIB
X