Pengusaha Ponsel Raup Untung Miliaran Sebulan

- Senin, 25 Januari 2016 | 03:31 WIB

Berawal dari pengalaman dan keyakinan, Doni Kerson memulai usahanya menjual kartu dan pulsa telepon seluler (ponsel) di Padang Panjang. Ia adalah pengusaha yang pandai membaca peluang.

Oleh karena itu, tak heran jika kini ia sudah memiliki 10 anak cabang usahanya di ber­bagai kota di Sumatera Barat (Sumbar), dengan nama Raja Phone Cell, Top Cell yang sudah hadir melayani masya­rakat Kota Payakumbuh, Pa­dang, dan Batusangkar.

Putra kelahiran Batu Taba Batipuh Selatan ini memiliki motto “mo­dal murah  jual  murah” dan “unggul dalam pela­ya­nan”. Dengan motto tersebut, berbagai macam merek gawai (gadget) dan aksesoris yang ia jual di toko­nya, laris bak kacang goreng. Dalam sebu­lan, sekitar 600 unit ponsel di Dika Cell, tokonya terjual. Omzet sekitar Rp 1 miliar hingga Rp 2 miliar pun di­raih­nya dalam sebulan.  

Di Padang Panjang, Doni memiliki 4 toko sebagai distri­butor resmi dari ponsel merek Asus, Samsung, Himax dan Vivo. Tak heran jika di toko­nya harga ponsel lebih  murah.

“Kami punya prinsip “mo­dal murah jual murah”, yang penting banyak laku dan didu­kung dengan pelayanan ter­baik,” ujar sarjana Hukum Universitas Muhammadiyah ini kepada Haluan di Top Cell, Jalan Sudirman, Padang Pan­jang, Sabtu (23/1).

Istri Doni, Rahmahnia me­nyebutkan, di kota Padang Pan­jang, Dika Cell maupun Top Cell menjadi rujukan bagi ma­syarakat yang ingin mem­be­li ponsel, lantaran selalu mem­berikan harga termurah. Apa­lagi saat ini, ponsel bukan la­gi barang mewah dan sudah men­jadi kebutuhan seluruh ele­men masyarakat, mulai tu­kang ojek hingga pejabat, un­tuk berko­munikasi dengan ba­ik.

Di Dika Cell dan Top Ceel, kata Doni, hampir semua jenis ponsel laku, mulai ponsel keluaran China hingga ponsel berkelas seperti Samsung, Vivo, Asus, Mito.

“Merek ponsel yang seka­rang banyak diincar pengguna ponsel adalah Himax, ponsel keluaran Indonesia. Hal ini karena Himax dipakai oleh presiden Jokowi. Ponsel Hi­max dijual mulai harga Rp­900.000 hingga Rp2.700.000, tergantung kapasitas ponsel, sebab ponsel Himax memiliki kemampuan yang tidak kalah dengan merek lain,” ungkap.

Doni menggeluti usaha penjualan ponsel ini ia menye­lesaikan pendidikan sarjana Strata 1 di Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Padang Panjang pada 2005. Awalnya ia hanya menjual kartu seluler dan menjual pulsa. Berkat keyakinan dan kegigihan, usahanya itu sema­kin berkembang. Saat ini Doni  sudah memiliki 10  cabang. Pada tahun ini, ia akan me­nam­bah 10 cabang lagi di be­be­rapa daerah di Sumbar. ***

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

90 Koperasi di Sumbar Ajukan Konversi ke Syariah

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:15 WIB

China Krisis Energi, Indonesia Jadi Kebanjiran Untung

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 08:10 WIB

Duh! Harga Alphard Nyungsep hingga Rp1,5 Miliar

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:20 WIB

Investor Saham Sumbar Kembali Naik, Jadi 43.763 SID

Jumat, 22 Oktober 2021 | 12:35 WIB

UMKM Sumbar Didorong Punya Nomor Induk Usaha

Kamis, 21 Oktober 2021 | 10:15 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Licin Nih

Kamis, 21 Oktober 2021 | 09:00 WIB
X