Febri Wiyardi Bertahan Jadi Pengusaha Mebel

- Kamis, 11 Februari 2016 | 13:19 WIB

Menggeluti usaha sebagai perajin mebel dengan keterbatasan fisik jarang dilakoni orang. Febri Wiyardi (30), salah satu perajin mebel di Kampung Koto Pulai, Nagari Kambang Timur, Kecamatan Lengayang, Pesisir Selatan (Pessel). Selain memiliki keterbatasan fisik, ia juga memiliki keterbatasan modal.

 

Siar, begitu panggilannya, dengan keterbatasan fisiknya, bertahan menghadapi persaingan pasar mebel. Di Usaha Mandiri, nama tempat usahanya, ia memproduksi mebel.

 

"Semangat untuk bisa maju sebagai pengrajin mebel di tengah keterbatasan fisik, memang terus menggebu di hati saya. Walau kadangkala semangat itu bisa menghilang akibat keterbatasan modal. Tapi selalu saya lawan dengan harapan suatu saat usaha saya ini bisa menjadi besar, dan hidup menjadi lebih berarti karena tidak dipandang remeh oleh orang lain," ujarnya kepada Haluan Rabu (9/2).

 

Walau usaha tersebut sudah digelutinya secara mandiri sejak tiga tahun lalu, namun akibat keterbatasan modal membuat  usahanya tidak bisa berkembang.

 

"Usaha mebel ini saya buka sejak empat tahun lalu, tapi tidak mengalami kemajuan yang berarti akibat dari keterbatasan modal. Hingga saat ini saya masih menggunakan peralatan manual, seperti gergaji, mesin pahat dan alat pres, kecuali mesin katam. Untuk membeli berbagai alat-alat itu, saya membutuhkan modal yang besar," jelasnya.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

DANA Tawarkan Harga Pulsa Kompetitif

Jumat, 24 September 2021 | 16:30 WIB

Permintaan Meningkat, Harga Minyak Dunia Naik Pagi Ini

Jumat, 24 September 2021 | 08:15 WIB

Bank Nagari Luncurkan Kredit MaRandang di Payakumbuh

Kamis, 23 September 2021 | 18:50 WIB

DPR Restui Suntikan PMN Rp 5,48 T buat BNI & BTN di 2022

Kamis, 23 September 2021 | 00:14 WIB
X