Febri Wiyardi Bertahan Jadi Pengusaha Mebel

- Kamis, 11 Februari 2016 | 13:19 WIB

 

Jika orderan yang masuk tidak bisa selesai dalam waktu singkat, kata Siar, penghasilan yang didapatnya dari pesanan pelanggan menjadi pas-pasan pula. Akibatnya, ia tidak sanggup membeli berbagai peralatan kerja, seperti mesin gergaji, mesin pahat, mesin pres dan lainnya, kecuali satu unit mesin katam yang ia gunakan itu.

 

Dalam sebulan, Siar mendapatkan laba bersih sekitar Rp1,6 juta, di luar membeli kayu dan kebutuhan lainnya untuk membuat mebel. Keuntungan tersebut tidak tetap ia dapatkan dalam sebulan. Kadang kurang dari itu, kadang sama sekali ia tak mendapatkan apa-apa karena tak ada yang memesan untuk membuat mebel.  

 

Ia berharap  ada bantuan dari pemerintah berupa peralatan mesin gergaji dan lainnya, sebab dengan berbagai peralatan itu, ia yakin usahanya tersebut akan bisa berkembang. Ia yakin karena dengan kondisi serba terbatas saja ia mampu mempekerjakan dua orang karyawan.

"Dengan memiliki dua orang karyawan sebagai mana saat ini, berbagai barang kebutuhan rumah tangga dan perkantoran mampu kami produksi, walau dalam jumlah terbatas, seperti lemari, meja, kursi, jendela, pintu, tempat tidur, bahkan juga kotak speaker. Yang diminta pelanggan akan kami sanggupi," imbuhnya. 

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Upik Isil Buka Warung Bakso Tak Tun Tuang di Padang

Minggu, 19 September 2021 | 06:37 WIB

Pacu Produksi, 161 Sumur Baru Bakal Dibor PT PHR

Minggu, 19 September 2021 | 00:10 WIB

Terjun Bebas! Harga Emas Antam Turun Rp14.000/Gram

Sabtu, 18 September 2021 | 08:55 WIB

Daftar Pinjol Legal 2021 yang Sudah Terdaftar OJK

Jumat, 17 September 2021 | 17:12 WIB

Waspada Modus Terbaru Pinjaman Online (Pinjol) Ilegal

Jumat, 17 September 2021 | 16:37 WIB

Perdagangan Pagi Ini, Harga Minyak Relatif Stabil

Jumat, 17 September 2021 | 10:04 WIB
X