Harga Cabai Merah Masih Tinggi

- Kamis, 31 Maret 2016 | 04:06 WIB

PASAMAN BARAT, HALUAN — Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Sim­pang Empat Pasaman Barat (Pasbar) naik signifikan sejak satu bulan belakangan ini. Kenaikan tersebut dipicu oleh berkurangnya pasokan yang datang dari Jawa.

Berkurangnya pasokan diakibatkan oleh banjir dan cuaca ekstrem yang melanda sejumlah daerah penghasil sembako di daerah di Jawa, sehingga harga sejumlah kebutuhan pokoknaik signifikan.

Kenaikan harga terjadi pada harga cabe merah dan bawang merah. Kenaikan harga berkisar Rp10 ribu hingga Rp20 ribu per kg. Saat ini harga cabai merah Rp60 kg per kg. Satu bulan sebelumnya, harga cabai merah berkisar Rp28 ribu sampai Rp Rp30 ribu per kg.

Sementara itu, harga bawang merah naik hingga Rp10 per kilo. Bawang merah yang semula seharga Rp24 ribu per kg, saat ini seharga Rp35 per kg.

Mardianto, pedagang di Pasar Sim­pang Empat mengatakan, kenaikan harga bawang merah dan cabai merah di­sebabkan tidak seimbangnya antara permintaan dan paso­kan sembako yang tersedia. Minimnya ketersediaan dua jenis bahan pokok tersebut karena se­jumlah daerah penghasil bawang merah di Jawa banjir.

“Saat ini sejumlah pedagang terpaksa mencari cabai merah dan bawang merah lokal meski harganya lebih tinggi. Pe­dagang memprediksi kondisi akan terus terjadi hingga cuaca kembali normal dan sejumlah daerah pengahsil sembako beraktivitas seperti biasanya,” ung­kapnya, Rabu (30/3).

Ia menambahkan, selain harga bawang merah dan cabai merah, harga sayur-sayuran juga ikut naik, yakni ang berkisar Rp3 ribu hingga Rp5ribu per kg. Menyiasati hal itu, sejumlah pedagang dan pembeli memu­tuskan memanfaatkan keberadaan cabai rawit lokal sebagai pengganti cabai merah. Sejumlah pembeli bahkan tampak men­campur antara cabe rawit dan cabai merah saat berbelanja.

Sementara itu, di Padang, harga cabai merah tidak setinggi di Pasbar. Di ibukota Sumbar ini, harga cabai merah Rp36 ribu per kg, turun dari harga sebelumnya yang mencapai Rp60 ribu per kg.

“Meski harga cabai merah turun, masyarakat masih mengeluh karena harus menambah uang untuk belanja ke pasar,” ujar Imel (34), pedagang di Pasar Alai, Padang Utara. Sepengetahuannya, ke­naikan harga bawang merah telah terjadi dua pekan lalu.

Kenaikan harga bawang merah tersebut berimbas terhadap bawang putih. Bawang putih yang biasanya Rp35 ribu per kg, sekarang Rp 40 ribu per kg.

Imel memerkirakan kenaikan harga cabai merah dan bawang putih tersebut akan terjadi selama beberapa pekan ke depan. 

Menurutnya, penyebab kenaikan harga bawang putih tersebut karena datangnya musim penghujan yang me­rusak bawang yang sedang ditanam, sehingga pasokan bawang dari daerah penghasil menjadi kurang.

“Akhir-akhir ini kami kesulitan men­dapatkan bawang dari daerah penghasil karena banyaknya lahan bawang di sana yang gagal panen,” tuturnya.

Beberapa pekan lalu, lanjutnya, peda­gang masih bisa mengambil harga bawang dari daerah penghasil dengan harga Rp24 per kg dan penjualan kepada konsumen cuma berkisar Rp28 ribu per kg. Tetapi, sejak musim hujan datang, pedagang mengeluarkan modal untuk membeli ba­wang Rp30 ribu per kg dan kondisi ba­wangnya pun masih basah sehingga cepat busuk.

“Dengan harga bawang yang tinggi belum tentu kami akan mendapatkan bentuk bawang yang bagus, malahan kondisi bawangnya itupun masih basah. Kami harus jeli lagi menjual bawang kepada konsumen, agar konsumen tetap mau membeli mes­kipun kondisi bawang tidak sesuai dengan yang mereka inginkan,” imbuhnya. (h/fad/mg-ina)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Jokowi Minta Daerah Fokus Produk Unggulan Sendiri

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:28 WIB

Wow! Harga Bitcoin Hampir Sentuh Rp1 Miliar

Rabu, 20 Oktober 2021 | 12:21 WIB

Mendag Evaluasi HET Beras, Bakal Naik atau Turun?

Selasa, 19 Oktober 2021 | 08:11 WIB

Islam Dongkrak UMKM Sumbar

Selasa, 19 Oktober 2021 | 06:33 WIB

Hari Ini Rupiah Kembali Melemah ke Rp 14.100/US$

Senin, 18 Oktober 2021 | 15:05 WIB

Harga Emas Antam Naik Seribu, Jadi Rp915.000/Gram

Senin, 18 Oktober 2021 | 09:56 WIB

Terpopuler

X