Pertama di Indonesia, PermataBank Selesaikan Transaksi Trade Finance Gunakan Teknologi Blockchain

- Rabu, 24 November 2021 | 17:15 WIB
Penghargaan PermataBank
Penghargaan PermataBank

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – Setelah sukses meluncurkan transaksi trade finance dengan teknologi blockchain, PermataBank kembali menorehkan pencapaian dengan sukses menjalankan transaksi cross-border perdananya antara Indonesia dan Thailand. PermataBank bermitra dengan Bangkok Bank PLC (Thailand) dalam mendukung penerbitan Letter of Credit (LC) PT Chandra Asri Petrochemical Tbk di Indonesia kepada supplier. Proses penerbitan Letter of Credit (LC) yang biasanya harus dikomunikasikan antara Pembeli, Penjual serta Bank Penerbit dan Bank Penerima dalam platform yang berbeda-beda, dapat diselesaikan melalui single platform dengan waktu end-to-end process yang jauh lebih singkat dan dapat dimonitor secara real time.

Darwin Wibowo, Direktur Wholesale Banking PermataBank mengemukakan, transaksi yang berhasil dilakukan melalui teknologi blockchain bersama Chandra Asri merupakan sebuah pencapaian sekaligus terobosan baru bagi proses trade finance di Indonesia.

"Hal ini sejalan dengan strategi kami untuk memperluas skala bisnis dengan sinergi bersama Bangkok Bank dan memperkuat model bisnis dengan digitalisasi yang bermanfaat bagi kebutuhan nasabah. Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Chandra Asri terhadap teknologi baru yang kami terapkan ini," katanya.

 Baca Juga: PermataBank Raih Dua Penghargaan Sekaligus, Asian Banking and Finance dan Retail Banking Awards 2021

Andre Khor, Direktur Keuangan Chandra Asri mengutarakan, dapat bekerja sama dengan mitra utama bank PermataBank dan Bangkok Bank untuk merintis transaksi LC blockchain lintas batas pertama dari Indonesia di Contour, platform khusus fintech. Ini adalah langkah kunci menuju penyederhanaan radikal dan transformasi proses pembiayaan perdagangan konvensional menuju sesuatu yang baru.

"Transaksi perdana dengan teknologi blockchain ini menandai tonggak terbaru Program Transformasi Digital Chandra Asri. Sebagai pemain industri utama, kami senang mencari terobosan untuk mempromosikan industrialisasi dan integrasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi," katanya.

Baca Juga: Wealth Wisdom 2021, PermataBank Ajak Masyarakat Beradaptasi dan Gali Potensi Diri

Chandra Asri merupakan produsen petrokimia yang terintegrasi terbesar di Indonesia dan mengoperasikan satu-satunya Naphtha Cracker di Indonesia, memproduksi Olefin (Etilena, Propilena), Pygas dan Mixed C4, Poliolefin (Polietilena dan Polipropilena), Styrene Monomer, Butadiene, serta Methyl Tert-butyl Ether (MTBE) & Butene-1. Dengan teknologi Blockchain, Chandra Asri dapat mengurangi waktu pemrosesan dengan digitalisasi penerbitan LC, sesuai dengan strategi perusahaan dalam menanamkan teknologi baru dan melaksanakan Transformasi Digital untuk mempertahankan standar kelas dunianya. 

PermataBank merupakan bank pertama di Indonesia yang sukses menerapkan transaksi trade finance melalui sistem blockchain.  Dalam mengimplementasikan teknologi ini PermataBank bekerja sama dengan Contour, perusahaan berbasis blockchain yang memberikan layanan kepada lebih dari 80 bank dan perusahaan di 17 negara di Asia, Timur Tengah, dan Eropa.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Tags

Terkini

S&P dan Nasdaq Melejit, Investor Makin Optimis

Senin, 15 Agustus 2022 | 08:46 WIB

Jokowi: Stok Beras Nasional Capai 10,2 Juta Ton

Minggu, 14 Agustus 2022 | 16:18 WIB

Indonesia Bakal Disalip Malaysia, Kok Bisa?

Kamis, 11 Agustus 2022 | 12:50 WIB
X