Huawei Komitmen Jawab Peningkatan Tantangan di Semua Sektor

- Jumat, 26 November 2021 | 16:45 WIB
CEO Digital Huawei, Jacky.
CEO Digital Huawei, Jacky.

PAPUA, HARIANHALUAN.COM - Huawei menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai sektor di Indonesia mengantisipasi tantangan serta peluang baru masa depan melalui penyediaan solusi Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) terdepan. Penegasan Huawei tersebut disampaikan merespon paparan dari Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL), Institute for Essential Services Reform (IESR) dan dunia pendidikan Indonesia pada gelaran Outlook TIK 2022 yang diselenggarakan oleh Huawei Indonesia.

Adapun MASTEL, IESR dan dunia pendidikan mengungkap berbagai tantangan yang harus diantisipasi dan membutuhkan dukungan dari semua pihak, termasuk pelaku industri dan penyedia solusi TIK Huawei untuk menjawabnya. Beragam tantangan yang akan makin menguat pada tahun depan dan tahun-tahun berikutnya tersebut antara lain adalah kesiapan dan ketersediaan infrastruktur digital, ekonomi digital, masyarakat digital termasuk ketersediaan SDM Digital yang mumpuni, digitalisasi sektor pemerintahan atau digital government, kebijakan terkait 5G, kebijakan TKDN Terminal 4G/5G, UU Perlindungan Data Pribadi, hingga Keamanan Siber.

Baca Juga: Huawei-Ditjen Pendidikan Vokasi Sinergi Tingkatkan Kompetensi Guru dan Siswa SMK

Sehubungan dengan seruan dunia internasional terkait dengan isu perubahan iklim, para pemangku kepentingan serta ekosistem juga dihadapkan pada tantangan untuk mulai melakukan transisi energi dari penggunaan tenaga batubara ke energi baru yang terbarukan. Sedangkan terkait dengan kebutuhan berbagai sektor untuk mengakselerasi transformasi digital, dunia pendidikan menyerukan pentingnya keterlibatan industri untuk mengatasi isu kesenjangan antara kebutuhan dan pasokan SDM digital berkompetensi. 

CEO Huawei Indonesia Jacky Chen mengatakan bahwa sejak Huawei hadir di Indonesia lebih dari 21 tahun lalu, komitmennya untuk turut berkontribusi dalam kemajuan Indonesia terus diperkuat. Memahami transformasi digital di Indonesia yang makin terakselerasi, makin mendesaknya kebutuhan akan konektivitas jaringan broadband yang meratas, terus meningkatnya adopsi teknologi-teknologi terdepan seperti AI, Big Data dan Cloud, serta telah dimulainya komersialisasi layanan 5G, mendorong pihaknya untuk terus menggiatkan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan – pemerintah, industri, dunia pendidikan, komunitas, serta media dalam melakukan transfer pengetahuan dan teknologi.

Baca Juga: Huawei Dukung Pemerintah Wujudkan Visi Niremisi 2060

“Kebijakan global yang juga menjadi salah satu prioritas kami untuk Indonesia adalah penyediaan technology for green planet, teknologi untuk bumi Indonesia yang hijau. Keseriusan kami untuk membantu seluruh sektor di Indonesia menjawab isu mendesak yaitu perubahan iklim dan target netral karbon pada 2060, kami menghadirkan unit bisnis baru Huawei Digital Power. Kehadiran unit bisnis ini akan makin melengkapi solusi TIK yang kami hadirkan yang selaras dengan komitmen ‘I DO’ untuk Indonesia,” ungkap Jacky.

Menegaskan pernyataan Jacky, CEO Digital Power Huawei Indonesia Andy Liu mengatakan, pihaknya sangat serius dalam mengembangkan solusi TIK yang mampu menjawab tantangan terkait emisi karbon dan perubahan iklim. Kami mengembangkan divisi khusus yaitu Huawei Digital Power yang mengintegrasikan teknologi digital dan energi terbarukan, serta menyediakan produk dan solusi yang ramah energi listrik terbarukan seperti transportasi listrik, infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi yang hijau, dan energi berbasis teknologi secara terintegrasi. Huawei tidak saja menjadi pemain terdepan di bidang ICT, namun juga di bidang digital power.

Huawei Digital Power menghadirkan inovasi dan produk berteknologi canggih dalam pengembangan energi terbarukan, terutama solar PV sebagai bentuk kontribusi Huawei atas inisiatif global menuju energi ramah lingkungan untuk mewujudkan bebas emisi karbon. Digital Power juga akan meningkatkan investasi untuk riset dan pengembangan (R&D) serta operasi pasar berdasarkan kebutuhan pelanggan, mengembangkan model operasi yang sesuai dengan karakteristik industri di sektor energi dan memperluas bisnis energi dengan cepat.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Tags

Terkini

Sumbar Targetkan Produksi Padi 1,5 Juta Ton Tahun Ini

Kamis, 20 Januari 2022 | 16:45 WIB

Usaha Rumahan untuk Ibu Rumah Tangga yang Menjanjikan

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:27 WIB

Skema Berubah, Harga Gas 3 Kg Bakal Naik?

Rabu, 19 Januari 2022 | 20:35 WIB

Laris Manis ! 5 Ide Bisnis Makanan Kekinian

Rabu, 19 Januari 2022 | 14:43 WIB

PT Cimory Mulai Investasi di Sumbar Tahun Ini

Rabu, 19 Januari 2022 | 12:36 WIB

Berikut Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Rabu, 19 Januari 2022 | 09:15 WIB

Ekonomi Sumbar Diprediksi Tumbuh 5 Persen pada 2022

Selasa, 18 Januari 2022 | 19:15 WIB

Pasar Murah di Kuranji Padang Diserbu Pembeli

Selasa, 18 Januari 2022 | 18:45 WIB
X