Jepang Pangsa Pasar Terbesar Ekspor Cangkakang Sawit Indonesia

- Minggu, 28 November 2021 | 19:55 WIB
Ilustrasi petani sawit (dok, bisnis.com)
Ilustrasi petani sawit (dok, bisnis.com)

HARIANHALUAN.COM - Pengusaha Indonesia kembali membukukan potensi transaksi cangkang sawit untuk diekspor ke Jepang dengan nilai mencapai USD12 juta per tahun (asumsi kurs Rp 14.414 per dolar).

Hal ini merupakan hasil one-on-one business matching antara pelaku usaha cangkang sawit Indonesia dan pelaku usaha industri biomassa Jepang yang terlaksana di Pekanbaru, Riau.

Pertemuan bisnis difasilitasi Kementerian Perdagangan bersama Japan External Trade Organization (JETRO) Jakarta dan Asosiasi Pengusaha Cangkang Sawit (APCASI).

“Untuk menjaga surplus neraca perdagangan, pemerintah terus berupaya mengembangkan produk dan komoditas berpotensi ekspor dengan permintaan dan nilai jual yang tinggi di pasar global. Salah satu komoditas tersebut adalah cangkang kelapa sawit,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi, dikutip dari keterangan resmi, Minggu (28/11/2021).

Jepang saat ini merupakan pasar terbesar bagi cangkang sawit dan diperkirakan akan terus menjadi pasar utama untuk komoditas tersebut. Hal ini disebabkan oleh kebijakan energi Jepang yang menetapkan 24 persen pemenuhan energi di Jepang pada 2030 harus berasal dari energi baru dan terbarukan (renewable energy).

Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Kemendag Marolop Nainggolan menyampaikan, Kemendag akan terus mendorong peningkatan ekspor cangkang sawit ke Jepang lewat kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag bersama Japan External Trade Organization berupaya mempertahankan dan meningkatkan ekspor cangkang sawit ke Jepang. Salah satu bentuk kerja sama tersebut adalah melalui kegiatan one-on-one business matching kali ini,” ungkap Marolop.

Marolop menambahkan, Kemendag mengundang para calon pembeli untuk meninjau langsung gudang dan pabrik pengolahan agar semakin yakin dengan kualitas cangkang sawit Indonesia.

“Selain melalui pertemuan bisnis, kami juga mengajak pelaku usaha Jepang untuk mengunjungi stockpile dan pabrik penghasil cangkang sawit di daerah Siak dan Dumai. Kami harap calon mitra bisnis dari Jepang meyakini besarnya potensi cangkang kelapa sawit Indonesia dan berminat untuk menjalin kerja sama bisnis jangka panjang dengan pelaku usaha lokal,” kata Marolop.

Business matching dengan pelaku usaha Jepang sebelumnya pada April 2021 yang lalu telah berhasil menelurkan pengiriman cangkang sawit oleh PT Internasional Green Energy sebanyak 10 ribu ton dan PT Prima Khatulistiwa Sinergi sebanyak 11 ribu ton pada awal November 2021 untuk memenuhi kontrak pengiriman per bulan secara kontinu ke pasar Jepang.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Sumber: IDX Channel

Tags

Terkini

Kemenkeu Ramalkan Ekonomi 2022 Tumbuh 5,8 Persen

Sabtu, 15 Januari 2022 | 20:55 WIB

IIMS 2022 Kejar Target Transaksi Rp3 Triliun

Sabtu, 15 Januari 2022 | 08:45 WIB

Pemula Wajib Tahu ! Jenis-Jenis Saham dan Contohnya

Jumat, 14 Januari 2022 | 15:01 WIB

Generasi Milenial Wajib Coba 5 Ide Bisnis Ini

Jumat, 14 Januari 2022 | 10:38 WIB
X