Ekonomi Sumbar Tumbuh di Tengah Naiknya Jumlah Pengangguran

- Selasa, 30 November 2021 | 11:55 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Ketua DPRD Sumbar, Supardi mengungkapkan, kondisi konstruksi ekonomi di provinsi itu sangat lemah. Hal ini dilihat dari pertumbuhan ekonomi daerah ini yang turun sejak tahun 2019.

Pada tahun 2019 pertumbuhan ekonomi hanya 5,14 persen. Tahun 2020 ini, pertumbuhan ekonomi hanya 4 persen.

Baca Juga: Stimulus Fiskal Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sumbar 5,76%

“Bahkan, pada akhir 2020 pertumbuhan ekonomi Sumbar minus 1,60 persen. Ekonomi Sumbar saat ini hancur. Berbeda kondisi dengan resesi ekonomi 1998,” ungkap Kader Partai Gerindra itu, saat memberikan materi pada Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Jurnalistik yang dilaksanakan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Sumbar.

Supardi menambahkan, pada akhir oktober 2021 ini tingkat pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumbar mulai tumbuh 3,73 persen. Kenaikan pertumbuhan ekonomi ini menurutnya, tentu ada faktor-faktor yang mempengaruhi.

Baca Juga: Ekonomi Sumbar Alami Kontraksi Minus 1,6%

Namun, Supardi juga mempertanyakan kenapa bisa pertumbuhan ekonomi menjadi 3,73 persen di saat pengangguran dan kemiskinan juga meningkat di daerah ini.

“Pengangguran meningkat. Tingkat kemiskinan naik. Harusnya tidak naik dengan pertumbuhan ekonomi 3,73 persebn. Ini harusnya jadi pertanyaan,” tegasnya.

Supardi juga mengatakan, pada tahun 2022 ini target pertumbuhan ekonomi Sumbar cukup optimis dapart memenuhi target 4 digit. Sehingga jika ini tercapai, maka angka pertumbuhan ekonomi pada tahun 2026 sebesar 5 persen bisa ditargetkan.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

Kemenkeu Ramalkan Ekonomi 2022 Tumbuh 5,8 Persen

Sabtu, 15 Januari 2022 | 20:55 WIB

IIMS 2022 Kejar Target Transaksi Rp3 Triliun

Sabtu, 15 Januari 2022 | 08:45 WIB

Pemula Wajib Tahu ! Jenis-Jenis Saham dan Contohnya

Jumat, 14 Januari 2022 | 15:01 WIB

Generasi Milenial Wajib Coba 5 Ide Bisnis Ini

Jumat, 14 Januari 2022 | 10:38 WIB
X