Transformasi LPG ke DME, Mulyanto: Pemerintah Jangan Kalah dengan Mafia

- Jumat, 3 Desember 2021 | 13:17 WIB
Anggota Badan Legislasi DPR RI Mulyanto
Anggota Badan Legislasi DPR RI Mulyanto

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menilai pernyataan Menteri Investasi, Bahlil Lahadia bahwa ada oknum yang mencoba menghalangi transformasi Liquified Petroleum Gas (LPG) ke Dimethyl Ether (DME) hanya sensasi belaka.

Ucapan Bahlil tersebut, kata Mulyanto, tidak memperbaiki keadaan tapi malah menambah gaduh suasana.

Baca Juga: Konversi LPG ke Kompor Induksi, Negara Hemat hingga Rp 27,3 Triliun

"Harusnya Bahlil langsung bertindak apabila mengetahui ada oknum pejabat, pengusaha dan lembaga BUMN yang terkesan menghalangi transformasi LPG ke DME. Bukan malah melontarkan pernyataan ke publik dan tidak berbuat apa-apa," tegas Mulyanto kepada media ini, Jumat (3/12/2021).

Mulyanto menambahkan Menteri Bahlil semestinya tidak usah mencari sensasi dengan ucapan yang memperkeruh suasana di tengah pandemi Covid-19. Pernyataan itu dinilai hanya akan menimbulkan rasa saling curiga diantara para pejabat negara, termasuk di BUMN.

Baca Juga: Presiden Perintahkan Konversi LPG ke Kompor Induksi, PLN: Kami Sudah Siap

"Pernyataan ini malah jadi kontraproduktif," kata Mulyanto.

Mulyanto menambahkan kalau Menteri Bahlil benar menemukan oknum pejabat negara atau pejabat BUMN energi yang menghalang-halangi upaya gasifikasi batubara dalam rangka menekan impor LPG tersebut, harusnya langsung ditindak. Bukan malah menjadikannya sebagai bahan cari perhatian.

"Pemerintah punya kewenangan untuk itu. Langsung saja tunjuk namanya, sehingga jelas oknum tersebut siapa dan dari lembaga apa.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

Sumbar Targetkan Produksi Padi 1,5 Juta Ton Tahun Ini

Kamis, 20 Januari 2022 | 16:45 WIB

Usaha Rumahan untuk Ibu Rumah Tangga yang Menjanjikan

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:27 WIB

Skema Berubah, Harga Gas 3 Kg Bakal Naik?

Rabu, 19 Januari 2022 | 20:35 WIB

Laris Manis ! 5 Ide Bisnis Makanan Kekinian

Rabu, 19 Januari 2022 | 14:43 WIB

PT Cimory Mulai Investasi di Sumbar Tahun Ini

Rabu, 19 Januari 2022 | 12:36 WIB

Berikut Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Rabu, 19 Januari 2022 | 09:15 WIB

Ekonomi Sumbar Diprediksi Tumbuh 5 Persen pada 2022

Selasa, 18 Januari 2022 | 19:15 WIB

Pasar Murah di Kuranji Padang Diserbu Pembeli

Selasa, 18 Januari 2022 | 18:45 WIB
X