Mendag: Bisnis Waralaba Sudah Jadi Tuan di Negeri Sendiri 

- Selasa, 7 Desember 2021 | 19:47 WIB
 Mendag: Bisnis Waralaba Sudah Jadi Tuan di Negeri Sendiri 
Mendag: Bisnis Waralaba Sudah Jadi Tuan di Negeri Sendiri 

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menegaskan kunci keberhasilan bisnis waralaba adalah kemampuan beradabtasi di tengah pandemi Covid-19. Kemampuan ini berhasil membuat pengusaha waralaba bertahan dan mampu berkontribusi positif bagi perekonomian nasional. 

“Pemerintah terus mendorong pengembangan bisnis waralaba di dalam negeri karena potensi pasar Indonesia yang besar dan menjanjikan. Tercatat pada 2020, bisnis waralaba di Indonesia masih tetap dapat berkontribusi dalam penyerapan lebih dari 628 ribu tenaga kerja dan mencatat omzet sebesar Rp54,4 miliar,” ungkap Mendag pada pembukaan Indonesia Franchise Forum-Bizfest 2021, di Jakarta yang disiarkan secara daring, Selasa  (7/12/2021).

Bizfest 2021 merupakan salah satu bagian dari Gerakan Nasional Ayo Berbisnis yang diselenggarakan secara hibrida oleh Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI),  Asosiasi Lisensi Indonesia (Asensi) serta didukung sepenuhnya oleh Kementerian Perdagangan.

Menurut Mendag, kini Indonesia tidak hanya menjadi pasar bagi waralaba asing karena waralaba lokal sudah menjadi tuan rumah dan menguasai pasar dalam negeri, bahkan mulai merambah pasar regional.

“Kami cukup optimistis, dengan kolaborasi pemerintah, dunia usaha dan asosiasi, waralaba Indonesia dapat menguasai dan bersaing di pasar global,” kata Mendag.

Ketua AFI Anang Sukandar menyampaikan, Bizfest 2021 diharapkan dapat mendorong peningkatan konsumsi domestik untuk menarik investasi guna terus memutar roda perekonomian nasional.

“Pertumbuhan ekonomi diproyeksikan positif lagi di titik 5,5—6 persen. AFI mendukung dan mengapresiasi serta berharap kegiatan ini dapat membantu peluang binis menjadi waralaba  unggulan yang dapat menjadi produk berlisensi,” jelas Anang.

Berangkat dari banyaknya gerai usaha yang tutup di awal pandemi Covid-19, berbagai asosiasi turut mendorong kegiatan ini dan mencanangkan gerakan nasional Ayo Berbisnis yang bertujuan agar transaksi di gerai waralaba kembali pulih dan menumbuhkan wirausaha-wirausaha baru melalui waralaba, lisensi, dan peluang usaha.

“Berdasarkan data yang dihimpun pada kuartal IV 2021, 25 persen pelaku usaha sudah pulih 100 persen. Angin segar itu cukup menggembirakan bagi kita semua. Artinya, bisnis telah berangsur pulih secara umum,” ujar Ketua WALI Tri Raharjo

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

Mengenal Berbagai Macam Aktivitas Ekonomi Indonesia

Kamis, 27 Januari 2022 | 11:41 WIB

Waduh! Harga Jagung Diprediksi Anjlok

Kamis, 27 Januari 2022 | 09:55 WIB

7 Ide Bisnis Online yang Bisa Dilakukan Tanpa Modal

Rabu, 26 Januari 2022 | 15:42 WIB
X