Limapuluh Kota Penghasil Tembakau Terbaik di Sumbar

Administrator
- Jumat, 19 Oktober 2018 | 11:17 WIB

LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM - Kabupaten Limapuluh Kota, beruntung sebagai salah satu penghasil tembakau di Sumatera Barat, sehingga Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCHT), Kabupaten Limapuluh Kota, mendapat alokasi dana Rp2.683.510.365. Hal itu, berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Barat, Nomor 903-521-2018 tentang Perubahan atas Keputusan Gubernur Nomor 903-1044-2017 tentang Perkiraan Alokasi DBHCHT bagian Pemprof Sumbar dan Pemerintah Kabupaten /Kota.

“Dana bagi hasil untuk Limapuluh Kota tersebut, dialokasikan pada Distanhortbun sebesar Rp1.000.000.000 pada Dinas Kesehatan sebesar Rp1.070.000.000, pada RSUD Acmad Darwis Suliki sebanyak Rp447.000.000, dan Bagian Perekonomian pemkab setempat, Rp334.507.033,” ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Fitma Indrayani,SH dalam suatu acara baru baru ini di kantor bupati setempat.

Dikatakan, Kabupaten Limapuluh Kota, saat ini merupakan daerah penghasil tembakau terbanyak di Sumatera Barat, yang tersebar pada beberapa nagari dan sejumlah kecamatan. Diantaranya, produksi tembakau yang terkenal adalah tembakau Guntung dan Baruah Gunung, Kecamatan Bukik Barisan, tembakau di Kecamatan Harau, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kecamatan Lareh Sago Halaban dan lain.

Tak heran bila potensi alam Kabupaten Limapuluh Kota, kini mulai dilirik swasta hingga pemerintah daerah lain sebagai lahan bisnis di bidang pertanian termasuk tembakau. Sehingga Pemkab Limapuluh Kota, gencar membuat promosi hingga menjajaki kerjasama bisnis disektor komoditi tembakau.

Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan mengatakan, kerjasama bisnis tersebut yang terealisasi adalah komoditi tembakau hitam, yang dijalin pemerintah Limapuluh Kota dengan Pemkab Sumedang. Jawa Barat. Eka Setiawan, bersama jajarannya dan petani tembakau setempat sudah berkunjung ke Limapuluh Kota, sekaitan dengan potensi yang ada di daerah ini khususnya tembakau.

Ketua DPRD Limapuluh Kota, Syafarudin Dt.Bandaro Rajo terpisah, mengakui potensi hasil perkebunan tembakau di daerah ini cukup besar. Karena itu diharapkan mutu dan produksi tembakau lebih meningkat lagi. Lagipula di Limapuluh Kota, tembakau dan sirih sudah menjadi makanan dan minuman jadi. Hasil produksi tembakau petani ini diharapkan menjadi komoditi ekspor.

Produksi tembakau di Limapuluh Kota, termasuk tembakau Guntung dan tembakau Baruah Gunung, sudah cukup tinggi dan terkenal sejak lama. “Diharapkan kerjasama perdagangan tembakau antara Limapuluh Kota dengan Sumedang, terealisasi sesuai harapan. Jenis produksi tembakau yang sudah dikembangkan petani yaitu, tembakau hitam dan kuning,” imbuhnya. (h/mg-ari)

Editor: Administrator

Terkini

Porkosmi: Kosmetik Palsu Menjamur di Toko Daring

Selasa, 25 Januari 2022 | 05:07 WIB

5 Ide Usaha Budidaya Hewan Bikin Tajir Melintir

Senin, 24 Januari 2022 | 17:05 WIB

Bisnis Ekspor Cecak Kering Tembus Pasar China

Senin, 24 Januari 2022 | 12:25 WIB

Duh! Harga Bitcoin Cs Ambruk Gegara Ini

Senin, 24 Januari 2022 | 08:45 WIB

Peloton Membantah Laporan Penghentian Produksi Sepeda

Jumat, 21 Januari 2022 | 20:09 WIB
X