Dear Abang Ojol, Ini Saran Biar Bertahan di Tengah Geger Corona

- Jumat, 20 Maret 2020 | 23:55 WIB

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Driver ojek online (ojol) mengaku kesulitan mendapatkan penumpang di tengah merebaknya corona. Pasalnya, di Jakarta saja masyarakat mulai mengurangi aktivitas publik.

Merespons kondisi itu, Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Komunikasi Adita Irawati mengatakan belum ada rencana meminta aplikator ojol memberikan insentif buat para driver. Namun, dia mengimbau aplikator dan driver ojol memaksimalkan layanan antar barang dan makanan.

Pasalnya, di tengah sepinya order penumpang, masih ada potensi order dari pengantaran barang dan makanan.

"Jadi sebenarnya belum ada kalau rencana insentif ke situ. Mungkin pengantaran orang turun, tapi bisa dibilang pengantaran barang dan makanan kan tinggi, ada peluang di situ karena orang andalkan ojol," kata Adita lewat video conference dengan wartawan, Jumat (20/3/2020), dilansir detik.com.

Menurut Adita khusus untuk aplikator diminta bisa menyesuaikan algoritmanya dengan kondisi sepi penumpang seperti ini.

"Mungkin sekarang kita minta aplikator sesuaikan algoritmanya agar sesuaikan dengan WFH ini misalnya," ungkap Adita.

Dia kembali menegaskan agar driver dan aplikator bisa melihat potensi lain selain pengantaran orang.

"Kami imbau ke aplikator dan driver untuk melihat dibalik penurunan penumpang ojol ada potensi kenaikan pengiriman barang," tutur Adita.

Sebelumnya, Ketua Presidium Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Igun Wicaksono menyebut, penghasilan ojol dari layanan penumpang turun hingga 50%.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Hari Ini Rupiah Kembali Melemah ke Rp 14.100/US$

Senin, 18 Oktober 2021 | 15:05 WIB

Harga Emas Antam Naik Seribu, Jadi Rp915.000/Gram

Senin, 18 Oktober 2021 | 09:56 WIB

Sumbar Lakukan Diversifikasi Produk Makanan Ringan IKM

Minggu, 17 Oktober 2021 | 13:59 WIB

Ekonomi Sumbar Alami Kontraksi Minus 1,6%

Jumat, 15 Oktober 2021 | 14:57 WIB

Gagal Bersaing, Mobil Ini Tak Laku di Indonesia

Jumat, 15 Oktober 2021 | 12:15 WIB

Pagi Ini, Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram

Jumat, 15 Oktober 2021 | 09:50 WIB

Sikoci Tageh Bank Nagari Kembali Hadir di Akhir Tahun

Kamis, 14 Oktober 2021 | 17:25 WIB

Terpopuler

X