Apa Itu 'Herd Immunity' dan Benarkah Bisa Perlambat Pandemi Virus Corona?

- Senin, 23 Maret 2020 | 11:14 WIB

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -  Virus corona COVID-19 setidaknya sudah menginfeksi lebih dari 90 ribu orang di dunia. Statusnya pun sudah ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai pandemi.

Meski begitu, baru-baru ini ramai soal anggapan 'Herd Immunity' bisa memperlambat pandemi corona. Apa itu herd immunity, dan benarkah bisa perlambat pandemi virus corona?

Dikutip dari Al-Jazeera pada Senin (23/3/2020) berikut penjelasannya:

Apa itu Herd Immunity?
Herd Immunity didefinisikan sebagai situasi di mana banyak orang dalam suatu populasi memiliki kekebalan terhadap penyakit. Hal ini dapat secara efektif menghentikan penyebaran penyakit tersebut.

Kekebalan orang tersebut bisa berasal dari vaksinasi, atau dari orang yang menderita penyakitnya terlebih dahulu. Mengutip Al Jazeera, dalam kasus corona bisa diartikan semakin banyak orang terinfeksi virus corona COVID-19, akan ada lebih banyak orang yang sembuh dan kemudian kebal terhadap penyakit tersebut.

"Ketika sekitar 70 persen populasi telah terinfeksi dan pulih, kemungkinan wabah penyakit menjadi jauh lebih sedikit karena kebanyakan orang resisten terhadap infeksi," kata Martin Hibberd, seorang profesor penyakit menular yang baru muncul di London School of Hygiene & Pengobatan Tropis.

"Ini disebut Herd Immunity," tambahnya.

Apakah ini akan memperlambat pandemi virus corona COVID-19?
Bukti dari wabah virus corona baru saat ini menunjukkan satu orang yang terinfeksi rata-rata menginfeksi antara dua dan tiga orang. Artinya, jika tidak ada tindakan lain yang diambil, herd immunity akan meningkat antara 50 hingga 70 persen populasi kebal.

"Tapi itu tidak harus, dan tidak akan dengan cara ini, (herd immunity)," kata Matthew Baylis, seorang profesor di Institute of Infection, Veterinary and Ecological Sciences di Liverpool University.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Ini 8 Cara Mengatasi Masalah Keuangan

Senin, 2 Agustus 2021 | 08:39 WIB

Pekan Ini, Harga Minyak Dunia Naik sampai 3%

Minggu, 1 Agustus 2021 | 14:38 WIB
X