Anggota DPR ke Dirut Bulog: Tak Ada Gula 1 Kg pun di Aceh

- Kamis, 9 April 2020 | 14:47 WIB

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Komisi IV DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) guna membahas mengenai penyerapan cadangan beras pemerintah (CBP) dan ketersediaan pangan dalam rangka menghadapi pandemi virus corona atau Covid-19 serta persiapan Ramadan dan Idul Fitri Tahun 2020.

Pada rapat tersebut beberapa anggota Komisi IV menanyakan kelangkaan stok gula yang masih terasa di sejumlah wilayah di Indonesia. Akibatnya, harga gula di sejumlah daerah masih terus melambung jauh dari harga acuannya yakni Rp 12.500 per kilogram (kg).

Ketua Komisi IV Sudin menyebut Indonesia saat ini mengalami kelangkaan stok gula yang salah satunya disebabkan sulitnya memperoleh izin impor terutama untuk Perum Bulog.

"Saya paham apabila Indonesia kekurangan gula putih. Beberapa waktu lalu di rapat terbatas (Ratas) Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan mengatakan stok gula cukup. Tapi cukupnya ada di mana saya tak tahu, dan yang bersangkutan pun tak tahu. Jadi saya tidak menyalahkan Bulog, karena saya sangat tahu sekali Bulog kesulitan (mengajukan impor)," ujar dia dalam rapat virtual Komisi IV DPR RI dengan Perum Bulog, Kamis (9/4/2020).

Sementara itu, anggota Komisi IV Khalid dari fraksi Gerindra mengatakan, stok gula di Gudang Bulog Aceh sudah kosong melompong. Hal itu menyebabkan harga gula tembus Rp25.000 per kg di Aceh.

"Baru dua hari Covid-19 harga gula di Aceh sudah Rp25.000 per kg. Dan saya baru saja meninjau Gudang Bulog di Aceh, satu kilo pun tak ada gula," jelas dia.

Sedangkan, anggota Komisi IV Suhardi Duka dari fraksi Demokrat mengusulkan agar fungsi Bulog sebagai pelaksana stabilisasi harga pangan dikembalikan. Di mana seharusnya Bulog juga diberikan kemudahan dan berperan menjadi importir atas komoditas pangan yang sedang langka di Indonesia.

"Saya berpendapat kembalikan fungsi Bulog untuk menstabilisasi harga pangan dan Bulog juga menjadi importir untuk komoditas-komoditas yang langka. Contohnya bawang putih, gula, atau komoditas lain yang sangat dibutuhkan di 2020 ini," tandas dia.(*)

Editor: Administrator

Terkini

Perlu Tahu! 3 Mobil yang Kurang Laku di Indonesia

Minggu, 26 September 2021 | 08:35 WIB

DANA Tawarkan Harga Pulsa Kompetitif

Jumat, 24 September 2021 | 16:30 WIB

Permintaan Meningkat, Harga Minyak Dunia Naik Pagi Ini

Jumat, 24 September 2021 | 08:15 WIB

Bank Nagari Luncurkan Kredit MaRandang di Payakumbuh

Kamis, 23 September 2021 | 18:50 WIB

DPR Restui Suntikan PMN Rp 5,48 T buat BNI & BTN di 2022

Kamis, 23 September 2021 | 00:14 WIB
X