Jokowi Mulai Resah, Minta Diskon Pajak Beli Mobil Baru Dikaji Ulang

- Jumat, 31 Desember 2021 | 21:45 WIB
Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024, Presiden Jokowi
Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024, Presiden Jokowi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta untuk mengkaji ulang pemberian insentif pajak saat pembelian mobil kendaraan baru untuk tahun 2022 atau Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP).

Asal tahu saja pemberian insentif pajak pembelian mobil baru akan berakhir hari ini, Jumat (31/12/2021).

Baca Juga: Tarif Pajak Naik Mulai Tahun 2022, Berapa Harganya?

"Bapak Presiden minta dikaji lagi, terutama tentu dikaitkan dengan apakah demand-nya sudah meningkat cukup bagus, jadi kita akan lihat," kata Sri Mulyani, dikutip dari Suara.com, Jumat (31/12/2021).

Meski begitu kata Sri Mulyani sejumlah insentif pajak masih diberikan pemerintah untuk tahun depan, semisal Pajak Pertambahan Nilai (PPN DTP) untuk sektor perumahan.

Baca Juga: Penerimaan Pajak 2021 Lebihi Target, Jumlahnya Tembus 100,19 Persen

"Yang kemarin sudah Bapak Presiden putuskan adalah untuk perumahan, karena memang sektor konstruksi belum meningkat. Untuk yang PPnBM belum," katanya.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita telah mengajukan penghapusan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) khusus untuk produk mobil rakyat kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

"Mobil rakyat harganya Rp240 juta. Itu bukan merupakan barang mewah, jadi kami sudah mengajukan penghapusan PPnBM untuk mobil rakyat itu," jelas Menperin saat menggelar konferensi pers akhir tahun di Jakarta.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Suara.com

Tags

Terkini

Sah! BNI Resmi Akuisisi Bank Mayora

Jumat, 20 Mei 2022 | 13:21 WIB

5 Tips Investasi Bagi Pekerja Kantoran

Rabu, 18 Mei 2022 | 23:48 WIB

Simak 4 Keuntungan Transaksi dengan Allo Bank

Rabu, 18 Mei 2022 | 23:14 WIB
X