IHSG Membawa Angin Segar pada Perekonomian Indonesia Tahun 2022

- Selasa, 4 Januari 2022 | 22:08 WIB
IHSG Ditutup Menguat (Foto: Okezone)
IHSG Ditutup Menguat (Foto: Okezone)

Bursa Efek Indonesia merupakan penyelenggara dan penyedia sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli Efek pihak lain, dengan tujuan memperdagangkan Efek di antara mereka. Pada 3 Januari 2022  Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo resmi membuka perdagangan PT. Bursa Efek Indonesia

Pada kegiatan tersebut Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan angin segar bagi perekonomian Indonesia. IHSG adalah salah satu indeks pasar saham yang digunakan oleh Bursa Efek Indonesia. IHSG merupakan cerminan dari kegiatan pasar modal secara umum.  IHSG menutup dengan angka tinggi pada Senin (3/1/22), yaitu 83,82 poin atau sekitar 1,27 %.  Hal ini menyebabkan banyak investor asing tertarik dengan pasar saham di Indonesia. Peningkatan IHSG menunjukkan bahwa kondisi pasar modal Indonesia sedang meningkat atau bullish.

Berdasarkan data dari Bloomberg pada Selasa (4/1/22) hasil dari Kerjasama antara Harian Bisnis Indonesia dan Bursa Efek Indonesia, IHSG menguat menjadi 0,50% pada pukul 09.07 WIB. Tercatat 233 saham menguat, 71 saham melemah, dan 212 saham bergerak di tempat.

Baca Juga: IHSG Menguat, Ini Rekomendasi Saham yang Bisa Jadi Pilihan

Indeks perdagangan sejak awal sudah menunjukkan sisi positif bursa Asia pada hari ini dan bursa Amerika Serikat (AS) pada Senin (3/1/22) waktu setempat. IHSG ditutup menguat 0,4% ke level 6.692,28 pada penutupan perdagangan sesi satu. IHSG  sempat menyentuh level tertinggi yaitu 6.720,65. Level ini hanya terpaut 0,5% dari level tertinggi sepanjang sejarah all time high 6.754,46 pada 22 November tahun 2021

Dennies C. Jordan seorang Analis Artha Sekuritas mengatakan bahwa IHSG akan berada di zona hijau saat ini. Menurut Dennies saham yang dapat menjadi daya tarik di antaranya adalah ADRO, ANTM, dan TOWR. Hal ini disebabkan karena ketiga saham tersebut naik ke persentase yang menjanjikan. ADRO naik sebanyak 90 poin atau 4.00%, ANTM naik 120 poin atau  5.33%, dan TOWR naik 10 poin atau 0.89%.

Menurut Adrian Joezer seorang Analisis Mandiri Sekuritas (Mansek) mengatakan PDB tahun 2022 akan terus pulih dan meningkat menjadi 5,2% dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 3,7%. Joezer menambahkan laju inflasi akan terus naik menjadi 3,1% dan 1,3% pada bulan November mendatang.

Baca Juga: IHSG dan Rupiah Melemah Pasca Pengumuman Omicron Masuk Indonesia

IHGS mendapat pandangan positif dari Wall Street. Menurut NH Korindo Sekuritas Covid-19 bukanlah penghalang bagi jalannya ekonomi. IHGS mengawali tahun 2022 dengan kenaikan yang signifikan yaitu 1,27%. Selain itu terdapat net foreign buy  sebesar Rp. 334 miliar dan terjadi kenaikan pada sembilan indeks sektoral.

Halaman:

Editor: Ghina Atika

Sumber: Ekonomi Bisnis, Bursa Efek Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Pelawak Terkaya di Indonesia

Jumat, 20 Mei 2022 | 21:47 WIB

5 Pilihan Saham Properti yang Menarik

Jumat, 20 Mei 2022 | 20:40 WIB

Sah! BNI Resmi Akuisisi Bank Mayora

Jumat, 20 Mei 2022 | 13:21 WIB

5 Tips Investasi Bagi Pekerja Kantoran

Rabu, 18 Mei 2022 | 23:48 WIB
X