Dibuka Kembali Tarif Ibadah Umrah Jadi 28 Juta

- Senin, 10 Januari 2022 | 13:10 WIB
Ibadah Umrah (Ghina Atika)
Ibadah Umrah (Ghina Atika)

Ibadah umrah untuk Indonesia dibuka kembali oleh pemerintah  setelah sebelumnya tertahan oleh pandemi Covid-19. Kementerian Agama (Kemenag) bersama asosiasi perjalanan umrah menetapkan tarif ibadah umrah ke tanah suci di tahun 2022 sebesar Rp. 28 juta.

Dibanding tahun-tahun sebelumnya kenaikan tarif ini hampir menyamai tarif ibadah haji sebelum pandemi Covid-19 yaitu Rp. 35 juta. Sedangkan ibadah umrah dahulu tarifnya sebesar Rp. 20 juta. Harga Rp. 28 juta belum termasuk biaya karantina keberangkatan, kedatangan, dan kepulangan. Harga tersebut juga tidak termasuk biaya tet PCR.

Kenaikan tarif ini didasarkan karena pandemic Covid-19 belum usai merajalela di belahan negara manapun. Pembatasan jumlah jemaah umrah di dalam sebuah hotel dan penumpang di bus selama perjalanan umrah, membuat tarif yang dibutuhkan untuk penyewaan keperluan jemaah umrah jadi bertambah.

Pada saat sebelum pandemi satu kamar hotel bisa diisi 4 orang jemaah, namun sekarang hanya bisa diisi oleh 2 orang demi menjaga keamanan jemaah. Pemberangkatan jemaah umrah melalui protokol kesehatan yang ketat, baik di Indonesia atau setelah tiba di Arab Saudi. Hal ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan keselamatan jemaah umrah.

Jemaah haji yang diberangkatkan oleh PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) juga dilaporkan melalui SISKOPATUH (Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus). Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah atau PPIU memprioritaskan keberangkatan ibadah umrah melalui penerbangan lalu di Bandara Udara Soekarno Hatta. Titik awal keberangkatan jemaah haji adalah Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Di tempat itu juga dijadikan lokasi pemeriksaan Kesehatan jamaah umrah yang dikoordinir oleh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah.

Baca Juga: 419 Jamaah Umrah Indonesia Diberangkatkan ke Arab Saudi

Maskapai Lion Air juga turut andil dalam penerbangan jemaah umrah tahun ini. Menurut Corporate Communications Strategic of Lion Air pihak dari Lion Air yang berangkat ke Madinah dan Jeddah sudah memenuhi syarat dan kualifikasi dari General Authority of Civil Aviation (GACA) Arab Saudi. General Authority of Civil Aviation  merupakan Kementerian Perhubungan dan Otoritas Penerbangan milik Arab Saudi. Pihak Lion Air juga sudah memenuhi syarat mengenai audit keselamatan dan keamanan. Semua awak pesawat Lion Air sudah menjalani tes kesehatan, tes PCR, dan vaksin dosis lengkap.

Jemaah umrah yang berangkat melalui Jakarta akan diberangkatkan dan dipulangkan melalui satu pintu di Asrama Haji Pondok Gede. Maskapai Lion Air sudah menerbangkan sekitar 414 orang dengan Airbus 330-900NEO. Airbus ini merupakan pesawat terbaru berbadan lebar dan memberikan pelayanan non-stop bagi jemaah umrah.

Baca Juga: 109 Jamaah Umrah Batal Berangkat, Kemenag: Agen Travel tak Kooperatif

Halaman:

Editor: Ghina Atika

Sumber: Kementerian Agama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PLN UIW Sumbar Gelar Donor Darah

Rabu, 29 Juni 2022 | 13:22 WIB

PLN Sumbar Kembali Adakan Light Up the Dream

Jumat, 24 Juni 2022 | 09:52 WIB
X