Jokowi Janji Selesaikan Persoalan Mahalnya Harga Minyak Goreng

- Senin, 10 Januari 2022 | 21:45 WIB
Presiden Jokowi berikan apresiasi terhadap dukungan PDIP di masa sulit pandemi covid-19, disampaikan saat memberikan sambutan pada HUT 49 PDIP di Jakarta, Senin, 10 Januari 2022.   (Tangkapan layar YouTube kanal Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi berikan apresiasi terhadap dukungan PDIP di masa sulit pandemi covid-19, disampaikan saat memberikan sambutan pada HUT 49 PDIP di Jakarta, Senin, 10 Januari 2022. (Tangkapan layar YouTube kanal Sekretariat Presiden)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Persoalan tingginya harga minyak goreng dan sembako di pasaran menjadi salah satu perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi). Persoalan ini juga sempat disinggung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Jokowi mengatakan, tingginya harga minyak goreng dalam beberapa waktu belakangan ini dipengaruhi harga internasional atau global. Crude Palm Oil (CPO) atau harga minyak mentah internasional, kata dia saat ini sedang melambung tinggi dan berimbas pada harga minyak di Indonesia.

Baca Juga: Di Jakarta, Jual Minyak Goreng di Atas HET Bakal Dipidana Pemprov

"Ya ini memang harga-harga ini terkerek dengan harga internasional. Misalnya, kayak harga CPO ini naik tinggi sehingga mengerek harga domestik," ujar Jokowi saat berbincang dalam acara Dialog Spesial Seputar dikutip dari iNews.com, Senin (10/1/2022).

Jokowi berjanji akan menyelesaikan permasalahan harga minyak goreng di Indonesia. Presiden akan berupaya untuk membuat harga minyak goreng di Indonesia kembali turun seperti semula. Namun, diakui Jokowi agak berat karena harga minyak mentah di dunia sedang meroket.

Baca Juga: Menko Airlangga Mengambil Kebijakan Menyediakan Minyak Goreng Harga Terjangkau

"Ini yang akan kita selesaikan nantinya, supaya harga minyak goreng turun kembali menjadi harga normal. Tetapi kan harga internasional naik terus, termasuk energi," ucapnya.

Menurutnya, bukan hanya harga minyak yang sedang melambung tinggi. Sejumlah harga bahan energi, saat ini juga sedang meroket. Bahkan, lanjut dia kenaikan bahan energi bisa mencapai tiga kali lipat.

"Inilah problem yang bukan hanya negara kita, tapi problem global. Tapi Alhamdulillah, untuk urusan inflasi, kita masih bisa kendalikan di angka 1,7, ini masih harus terus kita kendalikan," ucapnya.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: INews.id

Tags

Terkini

Sah! BNI Resmi Akuisisi Bank Mayora

Jumat, 20 Mei 2022 | 13:21 WIB

5 Tips Investasi Bagi Pekerja Kantoran

Rabu, 18 Mei 2022 | 23:48 WIB

Simak 4 Keuntungan Transaksi dengan Allo Bank

Rabu, 18 Mei 2022 | 23:14 WIB

Deretan Saham Diprediksi Berkilau Minggu Ini

Selasa, 17 Mei 2022 | 21:07 WIB
X