Ekonomi Sumbar Diprediksi Tumbuh 5 Persen pada 2022

- Selasa, 18 Januari 2022 | 19:15 WIB
Wagub Sumbar, Audy Joinaldy.
Wagub Sumbar, Audy Joinaldy.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy didampingi Sekdaprov Hansastri, menggelar rapat khusus evaluasi pertumbuhan ekonomi sekaligus proyeksi perekonomian tahun 2022 bersama Bank Indonesia dan Kepala-kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumbar di Kantor Gubernur, Selasa (18/1/2022).

Pertemuan yang dilakukan sebagai titik tolak agar arah kebijakan ekonomi yang diambil ke depan lebih efektif dan tepat sasaran.

Baca Juga: Ekonomi Sumbar Tumbuh di Tengah Naiknya Jumlah Pengangguran

Dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Barat, Wahyu Purnama optimis capaian pertumbuhan ekonomi dapat tumbuh 4-5% pada tahun 2022. Hal ini sejalan dengan tren perbaikan ekonomi global dan ekonomi nasional seiring dengan percepatan vaksinasi Covid-19.

Wahyu mengatakan, saat ini vaksinasi dan kebijakan Pemda dalam pemberlakuan protokol kesehatan merupakan salah satu faktor pendorong yang penting bagi normalisasi aktivitas ekonomi. Disamping adanya stimulus fiskal terkait perlindungan sosial, insentif pajak, subsidi listrik dan dukungan pemerintah terhadap UMKM.

Baca Juga: Stimulus Fiskal Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sumbar 5,76%

Meski demikian, ia menyampaikan bahwa prediksi pertumbuhan ekonomi ke depan masih mungkin direvisi mengingat masih adanya resiko varian baru Covid-19, sehingga perkembangan tidak sesuai harapan.

"Tahun 2020-2021 perekonomian memang tidak mudah untuk diprediksi karena adanya shock-shock yang menyebabkan perkembangan tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Harapan kita di tahun 2022 tidak terjadi lagi," ujar Wahyu memaparkan.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa sektor pertanian dan perdagangan masih menjadi penggerak utama perekonomian dengan persentase pangsa sebesara 22.04% dan 17.77%, disusul sektor transportasi, konstruksi, serta industri pengolahan.

Wahyu juga mengingatkan semakin maraknya alih fungsi lahan dewasa ini, berdampak pada berkurangnya produksi pertanian, sehingga sektor ini harus mengembangkan hilirisasi dan export untuk dapat terus meningkatkan produktivitas.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hari Ini 13 Mei 2022, IHSG Melorot ke 6.597

Jumat, 13 Mei 2022 | 22:08 WIB
X