Tertekan Covid-19, 20 Pabrik Sepatu di Indonesia Gulung Tikar

- Jumat, 21 Agustus 2020 | 07:43 WIB

HARIANHALUAN.COM - Dampak pandemi virus Corona atau Covid-19 betul-betul mengganaskan. Roda perekonomian jalan di tempat. Begitu pula industri sepatu, kini banyak yang gulung tikar. Berdasarkan Data Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo), sebanyak 20 dari 120 produsen setop produksi. Sudah ada puluhan ribu pegawai yang terkena dampak.

"Ada yang betul-betul stop produksi sekitar 18%. Mereka sangat kesulitan akhirnya nggak kuat," kata Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Firman Bakri dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat (21/8/2020).

"Jauh ya, sekarang utilitas (tingkat pemanfaatan kapasitas produksi) 32%. Jadi yang masih jalan masih banyak tapi volume mengecil. Banyak yang lakukan 3 hari kerja, 2 hari libur, masih banyak seperti itu."

Ia pun mengatakan sejumlah regulasi yang ada tak mendukung pemulihan. Seperti Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 18 Tahun 2019 tentang Metode Pengujian, Tata Cara Pendaftaran, Pengawasan, Penghentian Kegiatan Perdagangan dan Penarikan Barang Terkait dengan Keamanan, Keselamatan, Kesehatan, dan Lingkungan Hidup (K3L).

"Beredarnya produk ada izin edar. Kalau di Kemenkes ada BPOM, Kementerian Perindustrian ada SNI. Ini Kemendag keluarkan Permendag, ada syarat standar mutu lagi, sebenarnya itu duplikasi pengaturan, karena bicara standar mutu juga Ketika dilihat lebih dalam lagi sangat memberatkan."

"Masalahnya peraturan-peraturan ini ada tumpang tindih dalam pengawasan, jadi sewaktu-waktu bisa aparat hukum, selama ini kita harap pembinaan," katanya. (*)

Editor: Administrator

Terkini

Ini Dia Kunci Keberhasilan Perbankan Masa Depan

Rabu, 27 Oktober 2021 | 23:27 WIB

XL Axiata Terus Kembangkan Aplikasi Laut Nusantara

Rabu, 27 Oktober 2021 | 23:25 WIB

Ini Penyebab Harga Gambir Jeblok di Sumbar

Rabu, 27 Oktober 2021 | 13:41 WIB

Sumbar, Salah Satu Jalur Rempah di Indonesia

Senin, 25 Oktober 2021 | 14:52 WIB

90 Koperasi di Sumbar Ajukan Konversi ke Syariah

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:15 WIB
X