Dapat Utang Rp30 T, Produsen Indomie Bakal Caplok Perusahaan Internasional Ini

- Minggu, 23 Agustus 2020 | 14:47 WIB

HARIANHALUAN.COM - PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) mendapatkan pinjaman dengan fasilitas sindikasi sebesar US$ 2,05 miliar atau setara Rp 30,1 triliun (kurs Rp 14.700) dengan jangka waktu 5 tahun. Pinjaman itu nantinya akan digunakan untuk mengakuisisi Pinehill Company Ltd.

Perusahaan incaran produsen Indomie itu ditaksir memiliki nilai US$ 2,99 miliar. Lalu siapa sebenarnya Pinehill Company Ltd?

Melansir CNBC Indonesia, Minggu (23/8/2020), Pinehill Company merupakan perusahaan holding yang memiliki 4 anak usaha. Kegiatan utama Grup Pinehill mayoritas memang bergerak di bidang pembuatan mi instan yang tersebar di Arab Saudi, Nigeria, Turki, Mesir, Kenya, Maroko dan Serbia dengan merek Indomie. Mereka memang mendapatkan lisensi dari PT Indofood Sukses Makmur Tbk (induk dari Indofood CBP).

ICBP sendiri akan membeli seluruh saham Pinehill Company Limited. Saat ini saham perusahaan itu 51% dipegang oleh Pinehill Corpora dan 49% dikuasai oleh Steele Lake.

Pinehill Corpora dan Steele Lake atau para penjual setuju dengan syarat untuk menjual dan mengalihkan seluruh saham yang telah diterbitkan oleh Pinehill Company yang saat ini mempunyai penyertaan saham dalam anak perusahaan yang dikonsolidasikan.

Ada penyertaan saham di empat perusahaan:

1. Sebesar 59% saham Pinehill Arabia Food Limited (PAFL), perseroan yang didirikan di Kerajaan Saudi Arabia, yang kegiatan usaha utamanya yakni di bisnis industri manufaktur mi instan di Kerajaan Saudi Arabia.

2. Sebesar 100% saham Platinum Stream Profits Limited, perseroan yang didirikan di BVI (British Virgin Island) dan bergerak di bidang investasi. Saat ini Platinum juga memiliki penyertaan sebesar 48,99% saham Dufil Prima Foods Plc, perseroan terbatas terbuka di Federal Republik Nigeria. Bisnis utamanya di bidang industri manufaktur mi instan Republik Nigeria dan Republik Ghana.

3. Sebesar 59% saham Salim Wazaran Group Limited, perseroan yang didirikan dan berdiri berdasarkan hukum negara BVI, yang bergerak di bidang investasi.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Ini 8 Cara Mengatasi Masalah Keuangan

Senin, 2 Agustus 2021 | 08:39 WIB

Pekan Ini, Harga Minyak Dunia Naik sampai 3%

Minggu, 1 Agustus 2021 | 14:38 WIB

Bursa Saham AS Anjlok tapi Dolar Menguat

Sabtu, 31 Juli 2021 | 08:16 WIB

Laba PT BBCA Tembus Rp15 T

Jumat, 30 Juli 2021 | 10:34 WIB
X