Indonesia Mengalami Resesi Tahun 2020? Sri Mulyani Berikan Sinyal Ini

- Selasa, 25 Agustus 2020 | 11:33 WIB

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Resesi ekonomi terjadi ketika sebuah negara mengalami kontraksi atau ekonominya minus selama dua kuartal berturut-turut. Nah, ekonomi Indonesia sendiri sudah minus 5,3% di kuartal II-2020.

Sementara di kuartal I-2020 masih positif 2,97% jadi Indonesia belum masuk resesi. Jadi jika di kuartal III-2020 ekonomi kembali negatif, bisa dipastikan Indonesia resesi. 

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut ekonomi Indonesia akan berada di zona negatif untuk keseluruhan tahun. Berarti RI masuk resesi dong?

"Kita lihat kondisi outlook ekonomi kita, downside risk menjadi lebih besar, atau kemungkinan perekonomian akan berada pada zona negatif keseluruhan tahun. Downside menjadi tanda yang cukup nyata yang harus kita kelola di kuartal III dan IV," kata Sri Mulyani saat membuka konferensi pers APBN KiTa melalui virtual conference, Selasa (25/8/2020).

"Outlook dari kami GDP kita ada di keseluruhan tahun di minus 1,1% hingga positif 0,2%," tambahnya.

Jadi apakah ekonomi RI bakal masuk resesi? Kita lihat saja nanti.

Editor: Administrator

Terkini

Usai PPKM, Mal Butuh Waktu 3 Bulan untuk Pulih

Minggu, 25 Juli 2021 | 03:05 WIB

Bappebti Blokir 109 Situs Investasi Bodong

Kamis, 22 Juli 2021 | 15:42 WIB
X