Pertamina Rugi 11 Triliun, Erick: Tolong Bandingkan dengan Perusahaan Lain, Malah Jauh Lebih Rugi

- Kamis, 27 Agustus 2020 | 20:56 WIB

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, besar kerugian yang dialami Pertamina pada semester I ini masih tidak seberapa bila dibandingkan dengan perusahaan migas lainnya di dunia yang bahkan mengalami kerugian jauh lebih besar. Dia pun meminta publik untuk membandingkan capaian Pertamina dengan perusahaan migas lainnya itu.

"Kalau kita bandingkan dengan Exxon dan ENI, malah perusahaan yang lain itu jauh lebih rugi (dibandingkan Pertamina). Jadi tolong dibandingkan dengan perusahaan lain," tutur Erick kepada wartawan saat ditemui usai Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI, Kamis (27/08/2020).

Dia mengungkapkan kerugian ini juga dikarenakan faktor melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan turunnya harga minyak. Apalagi, sebelum harga minyak turun, Pertamina sudah membeli minyak dengan harga tiga bulan sebelumnya.

Selain itu, daya beli masyarakat juga menurun, sehingga juga mempengaruhi permintaan produk BBM perseroan.

"Tapi saya yakini Direksi Pertamina dengan Komisaris mencari jalan supaya Pertamina lebih baik. Kita tunggu saja, kan mungkin tinggal empat bulan bukunya," tuturnya.

Meski mencatatkan kerugian, menurutnya tak lantas pihaknya akan mengganti Direksi Pertamina. Dia masih meyakini jajaran Direksi dan Komisaris Pertamina punya komitmen untuk memperbaiki kinerja perseroan.

"Nah, saya tidak melihat ada perubahan di Direksi Pertamina ataupun Komisaris Pertamina ya,  karena saya yakini Direksi dan Komisaris punya komitmen yang baik untuk memperbaiki Pertamina. Kita harus kasih waktu," tuturnya.

Menurutnya, selama Pertamina masih menyediakan BBM untuk publik, melakukan efisiensi, dan terus mengerjakan proyek kilang dan lainnya, dia menganggap tidak ada masalah di perseroan.

"Banyak hal yang sudah dilakukan Pertamina, apakah sempurna? nggak, karena kondisi Covid-19 ini juga baru, semua terdampak," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Bursa Saham AS Anjlok tapi Dolar Menguat

Sabtu, 31 Juli 2021 | 08:16 WIB

Laba PT BBCA Tembus Rp15 T

Jumat, 30 Juli 2021 | 10:34 WIB

Kamis Pagi, Harga Emas Mulai Turun Tipis

Kamis, 29 Juli 2021 | 08:25 WIB
X