Pertamina Rugi 11 Triliun, Erick: Tolong Bandingkan dengan Perusahaan Lain, Malah Jauh Lebih Rugi

- Kamis, 27 Agustus 2020 | 20:56 WIB

Dia pun menuturkan pihaknya tidak akan membiarkan Pertamina merugi begitu saja. Pihaknya juga akan mencari solusi bersama untuk memperbaiki kinerja Pertamina.

"Jadi, sangat sepakat bagaimana tantangan BUMN tahun depan, bagaimana dividen target Rp 26 triliun (bisa dicapai), itu tantangan buat kita, ya kita cari jalan," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri ESDM Arifin Tasrif pun membela Pertamina. Menurutnya, kerugian ini merupakan dampak dari terjadinya pandemi Covid-19 yang dirasakan berbagai perusahaan, termasuk Pertamina. Untuk itu, lanjutnya, pihaknya bisa memaklumi mengapa Pertamina membukukan kerugian pada semester I 2020 ini.

"Secara general, kita bisa memaklumi karena semua perusahaan terdampak (Covid-19)," tutur Arifin kepada Komisi VII DPR, kemarin, Rabu (26/08/2020).

Seperti diketahui, Pertamina mencatatkan kerugian sebesar US$ 767,92 juta atau sekitar Rp 11,33 triliun (asumsi kurs Rp 14.766/ US$) pada semester I 2020, turun dibandingkan pencapaian laba bersih sebesar US$ 659,96 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Namun memasuki semester kedua 2020, kinerja operasional PT Pertamina (Persero) secara keseluruhan menunjukkan tren yang positif. Hal ini diungkapkan VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman dalam keterangan resmi kepada media hari ini, Kamis (27/08/2020).

Pada Juli 2020, Pertamina mencatat volume penjualan seluruh produk sebesar 6,9 juta Kilo Liter (KL) atau meningkat 5 persen dibandingkan Juni 2020 yang 6,6 juta KL. Sementara, dari sisi nilai penjualan, pada Juli berada di kisaran US$ 3,2 miliar atau terjadi kenaikan sebesar 9 persen dari bulan sebelumnya yang mencapai US$ 2,9 miliar.

"Salah satu shock yang dialami pada masa pandemi Covid-19 adalah penurunan demand BBM, namun seiring pemberlakuan adaptasi kebiasaan baru dan pergerakan perekonomian nasional, tren penjualan Pertamina pun mulai merangkak naik. Kinerja kumulatif Juli juga sudah mengalami kemajuan dan lebih baik dari kinerja kumulatif bulan sebelumnya," ujar Fajriyah. (*)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Cara Mendaftarkan Akun Jualan di TikTok Shop

Senin, 20 September 2021 | 20:29 WIB

Upik Isil Buka Warung Bakso Tak Tun Tuang di Padang

Minggu, 19 September 2021 | 06:37 WIB

Pacu Produksi, 161 Sumur Baru Bakal Dibor PT PHR

Minggu, 19 September 2021 | 00:10 WIB

Terjun Bebas! Harga Emas Antam Turun Rp14.000/Gram

Sabtu, 18 September 2021 | 08:55 WIB

Daftar Pinjol Legal 2021 yang Sudah Terdaftar OJK

Jumat, 17 September 2021 | 17:12 WIB

Waspada Modus Terbaru Pinjaman Online (Pinjol) Ilegal

Jumat, 17 September 2021 | 16:37 WIB

Perdagangan Pagi Ini, Harga Minyak Relatif Stabil

Jumat, 17 September 2021 | 10:04 WIB
X