Genjot Ekonomi, Sejumlah Menteri Dukung Gerakan Beli Jualan Teman

- Sabtu, 29 Agustus 2020 | 09:03 WIB

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Untuk menggenjot ekonomi Indonesia, kini sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Maju mendukung kampanye beli jualan teman. Gerakan beli jualan teman pertama kali dilontarkan oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita.

Gerakan beli jualan teman ini dinilai bisa memutar keuangan di dalam negeri, dan pada akhirnya berkontribusi pada perekonomian nasional.

"Kita melihat bahwa program beli jualan teman ini sedikit-banyak akan bisa memberikan kontribusi terhadap perekonomian, khususnya perekonomian lokal yang tentu nanti pada gilirannya akan bisa membantu, atau memberikan kontribusi kepada perekonomian nasional secara umum. Jadi beli jualan teman," kata Agus Gumiwang seperti dilansir detikcom usai menghadiri rapat kerja (Raker) dengan Komisi VI DPR RI, di Jakarta, Kamis (27/8/2020).

Sementara itu, menurut Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto, gerakan beli jualan teman sama saja dengan mendukung produk dalam negeri.

"Jadi saling menginformasikan antar-teman bahwa kita ini harus membeli produk-produk dalam negeri," tutur Agus yang juga ditemui detikcom di gedung DPR RI.

Agus juga menuturkan, para pelaku usahanya sendiri harus aktif menginformasikan usaha atau jualannya kepada teman-temannya. Hal ini dinilai bisa membantu penjualannya sendiri.

"Jadi memang kalau teman-teman itu punya usaha, disampaikan ke teman lainnya sehingga mereka yang punya produk bisa dijual antar-teman," terang Agus.

Lebih lanjut, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki membeberkan saat ini pandemi virus Corona (COVID-19) membuat para pelaku UMKM terpuruk. Oleh sebab itu, sudah saatnya menggencarkan gerakan beli jualan teman untuk menyambungkan 'hidup' UMKM.

"Saat ini memang daya beli masyarakat sedang turun, sehingga konsumsi juga turun, banyak produk UMKM yang tidak terserap oleh pasar. Karena itu, ayo kita dukung semua supaya belanja produk UMKM. Karena UMKM 99% pelaku usaha di Indonesia, untuk bangkit dari keterpurukan saat ini, adalah membeli produk UMKM," imbuh Teten.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Pasokan Mengetat, Harga Minyak Dunia Turun

Rabu, 28 Juli 2021 | 07:00 WIB

Usai PPKM, Mal Butuh Waktu 3 Bulan untuk Pulih

Minggu, 25 Juli 2021 | 03:05 WIB

Bappebti Blokir 109 Situs Investasi Bodong

Kamis, 22 Juli 2021 | 15:42 WIB
X